
Nganjuk.NEODEMOKRASI.COM. Pendidikan menengah kejuruan memiliki peran besar dalam merencanakan dan menciptakan SDM tingkat menengah yang profesional dan produktif. Tujuan pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa, menyiapkan tenaga kerja tingkat menengah yang terampil, terdidik, dan profesional. Tapi faktanya, banyak sekolah SMK swasta tidak didukung dengan sarana prasarana penunjang pendidikan yang memadai karena rendahnya dukungan dan bantuan pemerintah pada sekolah ini. Sehingga target menghasilkan lulusan unggulan tidak tercapai.
SMK tanpa kompetensi dan adanya “link and match” antara pendidikan, dunia kerja dan dunia industri, maka tujuan utama untuk mendapatkan pekerjaan setelah lulus kuliah, sulit diwujutkan. Sudah saatnya pendidikan bekerjasama dengan seluruh pemangku kepentingan pendidikan dan dunia kerja untuk membangun kompetensi unggulan. Dalam rangka mendukung mewujutkan visi misi Indonesia mewujutkan Indonesia Emas 2045 pada 100 tahun kemerdekaan.
Motivasi peningkatan kompetensi inilah yang melatar belakangi DR H Muhammad Rosyidi MM untuk segera melakukan pembenahan dan perbaikan sekolah SMK swasta agar berdaya. Meskipun terbukti sebagai kader NU tulen namun fokus dan perhatian politisi Partai Demokrat ini kepada lembaga pendidikan Muhammadiyah cukup tinggi dengan upaya memperjuanngkan pengembangan pendidikan di lingkungan sekolah sekolah Muhammadiyah. Ini dibuktikan saat menggelar reses lanjutan hari pertama di SMK Muhammadiyah 3 Nganjuk pada Selasa, (12/7/2023). Acara yang dihadiri sekitar 125 peserta yang terdiri dari para guru dan karyawan sekolah sekolah Muhammadiyah se- kabupaten Nganjuk berlangsung hangat sejak awal sampai akhir acara.
Pada reses kali ini, pria yang juga menjabat Ketua LPPNU kota Batu mengandeng Hesti Setyo Utari Kacab Bank BPR UMKM Jatim cabang Nganjuk untuk menfasilitasi pengelolaan dana sekolah dan layanan perbankan bagi para wali murid. Dengan tawaran bunga rendah yang tersedia di Bank BPR UMKM Jatim meringankan dan memudahkan nasabahnya. Juga didampingi Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 3, R Bowo, mantan ketua PDM Nganjuk, Muhammad Ridwan, Petinggi Muhammadiyah wilayah Nganjuk, Muhaimin.
“Mumpung saya masih menjadi wakil rakyat di DPRD Jatim, maka ini kesempatan sangat strategis. Untuk itu manfaatkan kewenangan saya selagi ada di Gedung DPRD Jatim untuk menunjang segala bentuk peningkatan pembangunan di daerah Nganjuk utamanya untuk dunia pendidikan terutama SMK SMK swasta yang ada didapil XI meliputi Nganjuk dan Madiun. Jika ada usulan, permintaan, soal pembenahan dan perbaikan sekolah SMK swasta, sampaikan saja’, saya dengan senang hati akan menampungnya. Karena ini momen saya menjaring aspirasi” ujar pria yang juga menjadi Dosen Universitas Wisnuwardana ini membuka sambutannya.

Obsesi luhurnya untuk mengembangkan SMK swasta menjadi sekolah yang selama ini kondisi sarana prasarananya sangat kurang menjadi sekolah yang berdaya dan digdaya diharapkan mampu melahirkan lulusan lulusan yang kompeten di bidangnya dan kompetitif di dunia kerja. Melihat ketatnya persaingan baik dalam teknologi, manajemen, dan sumberdaya manusia (SDM). Diharapkan ke depan SMK SMK swasta memiliki nilai tambah, dan mutu pengembangan bisa menghasilkan lulusan lulusan unggulan dan memenangkan persaingan dunia kerja di era global ini.
Sejatinya, pembenahan dan perbaikan SMK meliputi pengembangan dan penyelarasan inovasi pembelajaran yang mendorong keterampilan abad 21, peningkatan profesionalitas guru dan tenaga kependidikan; standarisasi sarana dan srasarana utam, pemutakhiran program kerja sama industri; pengelolaan dan penataan lembaga; serta peningkatan akses sertifikasi kompetensi
” Saya juga ingin menyampaikan kabar baik bahwa proposal dan usulan dana hibah yang sudah diajukan ke DPRD Provinsi Jatim dan hasil revisi Bapeda , sudah di ACC semua. Insya Allah akan turun tahun depan , untuk itu saya harapkan bisa dimanfaatkan dengan baik. ” pesan anggota komisi E, DPRD Provinsi Jatim ini.
Pria yang juga mengenyam pendidikan pesantren ini tetap fokus pada bidang pendidikan, sebagai jalur profesi yang sudah ia geluti lebih dari tiga dekade lamanya. Mantan Kepsek SMK Kesehatan Caruban 2019. (Bagor Karang Temgah) berjuang maksimal agar mampu berkontribusi bidang pendidikan sebagai bagian terbesar dalam kinerja kedewanan yang diembannya.
“Saya pingin jadi genter (galah) njenengan tapi bantu dan dukung saya untuk mewujutkan keingian njenengan mengoptimalisasi pengembangan SMK swasta di kabupaten Nganjuk. Untuk mencapai target pembangunan dan perbaikan yang diiiginkan maka bantulah saya dengan mendukung pencalonan saya sebagai anggota DPRD Jatim di Pemilu mendatang” pinta mantan Kepsek SMK Kesehatan Green Putra Medika, Madiun selama dua periode berturut turut.(nora)
