
Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Aksi begal di Surabaya masih menjadi momok bagi masyarakat dan pembicaraan hangat tentang mirisnya keamanan. Hal itu seperti yang terjadi di Jalan Arjuno, Sawahan, Surabaya, Senin (9/2) pukul 23.50 WIB.
Aksi begal terjadi di Jalan Arjuno, tepatnya berseberangan dengan Apotek Arjuno. Hal ini membuat korban bernama Dani (28), warga Jalan Panjang Jiwo Gang Lebar, mengalami luka bacok di tangan kiri.
Hal itu diungkapkan saksi sekitar lokasi bernama Agus Darmawan. Menurutnya, pengedara motor atau korban sempat melawan 3 pelaku yang mencoba merampas motornya. “Gak ada yang dibawa barangnya korban. Korbannya ngelawan sampai luka tangan kirinya. Kemungkinan ya dibacok,” ujar Agus Darmawan.
Korban Dani saat itu berkendara seorang diri dari arah timur menuju ke barat, tiba-tiba diadang oleh dua pelaku yang juga menaiki motor. Pelaku terbilang nekat. Sebab mereka beraksi saat jalanan masih ramai pengendara melintas.
“Gak ketangkep, kabur pelakunya. Polisi datang, tapi pelaku sudah gak ada. Sudah kabur. Kurang tahu pakai motor apa korban dan pelakunya. Waktu yang ramai di video viral itu setelah kejadian. Pengendara banyak yang berhenti,” lanjutnya.
Sementara itu, Kapolsek Sawahan Kompol Muljono dan Kanitreskrim AKP Agus Tri Subagjo hingga Jumat (13/2) belum bisa memberikan keterangan resmi. Begal atau perampasan motor sempat viral itu karena adanya video yang direkam oleh karyawan Apotek Arjuno.
Dari rekaman durasi 10 detik dan titik pengambilan gambar cukup jauh dari TKP, menayangkan seorang pria terjatuh dari motornya setelah dibacok pelaku namun motor berhasil dipertahankan. Tidak lama anggota Polsek Sawahan datang ke lokasi.(dan)
