Neo-Demokrasi
Headline Kesra Umum

Prodi S1 Gizi Stikes Hang Tuah Surabaya Sosialisasikan Pencegahan Diabetes Melitus

Warga Desa Gisik Cemandi, Kecamatan Sedati, Sidoarjo menyimak sosialisasi yang dilakukan Stikes Hang Tuah Surabaya.

Sidoarjo, NEODEMOKRASI.COM – Program Studi (Prodi) S1 Gizi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Hang Tuah Surabaya menggelar Pengabdian kepada Masyarakat (PkM)  di Desa Gisik Cemandi, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Para pesertanya berasal dari kalangan nelayan dan ibu rumah tangga di desa setempat.

Tema yang diangkat adalah upaya pencegahan dan penanganan Diabetes Melitus (DM) dapat lebih efektif. Pemberian edukasi kepada masyarakat cukup berpotensi sebagai upaya pemberdayaan. Pasalnya, jika pemahaman yang diperoleh cukup baik, maka pemahaman tersebut tidak hanya diterapkan di lingkungan keluarga sendiri. Namun juga akan disampaikan pada masyarakat sekelilingnya sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

“DM adalah penyakit tidak menular (PTM), yakni jenis penyakit yang tidak disebabkan oleh infeksi dan tidak dapat ditularkan dari satu individu ke individu lainnya. Namun demikian dengan perubahan-perubahan yang terjadi pada beberapa sektor kehidupan menyebabkan prevalensinya cenderung meningkat,” ungkap Dosen Prodi S1 Gizi Stikes Hang Tuah Surabaya Dr. Ir. Luki Mundiastuti, M.Kes. Rabu (15/7).

Penyakit ini ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan produksi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Jumlah penderita DM terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun dan berkontribusi terhadap tingginya angka morbiditas, mortalitas, serta berbagai komplikasi seperti penyakit kardiovaskular, gagal ginjal, neuropati, retinopati, hingga amputasi.

“Peningkatan kasus DM erat kaitannya dengan perubahan pola hidup masyarakat, pola makan, termasuk konsumsi makanan tinggi gula dan lemak, kurangnya aktivitas fisik, obesitas, stress serta rendahnya kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin,” kata Luki Mundiastuti.

Selain itu, masih banyak masyarakat yang belum memahami faktor risiko, tanda dan gejala, serta upaya pencegahan dan pengendalian DM secara tepat. Beberapa hal keseharian yang tidak terduga ternyata dapat menyebabkan tingginya gula darah. Kondisi ini menyebabkan banyak kasus DM terdeteksi pada tahap lanjut sehingga meningkatkan risiko terjadinya komplikasi.

Dalam PkM tersebut, Tim Prodi S1 Gizi Stikes Hang Tuah Surabaya memberikan materi 5 Hal Tak Terduga Penyebab Gula Darah Naik. Materi ini dilakukan dalam 2 sesi, yaitu diawali dengan pelaksanaan pre-test, kemudian penyampaian materi, dilanjutkan post test. Hasil pre-test diidentifikasi untuk menfokuskan materi yang disampaikan.

Materi 5 Hal Tak Terduga Penyebab Gula Darah Naik  meliputi efek minum kopi saat perut kosong terhadap kenaikan gula darah.  Kedua, efek stres terhadap kenaikan gula darah pada lansia dan orang dewasa.  Ketiga. efek makan terlalu cepat terhadap kenaikan gula darah. Keempat, efek kurang tidur terhadap kenaikan gula darah pada lansia dan orang dewasa. Dan kelima, efek hobi makan snack atau cemilan terhadap kenaikan gula darah.

Informasi yang sederhana, praktis, dan sesuai dengan kecenderungan aktivitas para nelayan, membuat materi yang disampaikan cukup mengena. Diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi upaya memberdayakan masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian DM.(dan)

Related posts

Pemkot Surabaya Segera Bangun Stan Baru Pasar Dupak Rukun

Rizki

Nikmati Momen Akhir Tahun dengan Menu Khas Jepang dari Hangry

Rizki

Bank Mandiri Pertegas Bisnis Wholesale

Rizki