Neo-Demokrasi
Headline Kesra Umum

PFI Chapter Surabaya akan Memperkuat Kolaborasi Filantropi

Pemkot Surabaya menyatakan dukungan penuh terhadap peluncuran Perhimpunan Filantropi Indonesia (PFI) Chapter Surabaya yang digelar di Graha Sawunggaling.

Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Pemkot Surabaya menyatakan dukungan penuh terhadap peluncuran Perhimpunan Filantropi Indonesia (PFI) Chapter Surabaya yang digelar di Graha Sawunggaling, Kamis (22/1). Kegiatan ini mengusung tema Penguatan Potensi Filantropi di Jawa Timur melalui Integrasi Aksi Kolektif, Ko-kreasi, dan Kolaborasi Inklusif, sebagai upaya memperkuat ekosistem filantropi nasional melalui pendekatan kolaboratif di tingkat daerah.

Pembentukan PFI Chapter Surabaya menjadi langkah strategis PFI setelah sebelumnya sukses menghadirkan chapter pertama di Sulawesi Selatan melalui PFI Chapter Makassar. Kehadiran chapter kedua ini diharapkan menjadi katalisator sinergi antara lembaga filantropi, pemerintah daerah, dunia usaha, serta masyarakat sipil di Jawa Timur.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya Dedik Irianto menegaskan bahwa pemkot menyambut baik kehadiran PFI Chapter Surabaya sebagai mitra strategis dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan kota. Menurutnya, kompleksitas permasalahan perkotaan yang dihadapi Surabaya tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan sumber daya dan anggaran pemerintah daerah semata.

“Kita ketahui bersama bahwa persoalan yang dihadapi pemerintah kota sangat beragam. Bapak Wali Kota (Eri Cahyadi) memiliki komitmen yang kuat dan konsisten untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, apabila seluruh persoalan sosial harus sepenuhnya ditopang oleh APBD, tentu kemampuan anggaran daerah memiliki keterbatasan,” ujar Dedik.

Menurutnya, permasalahan sosial seperti kemiskinan, stunting, kesehatan masyarakat, kualitas lingkungan, hingga pemberdayaan kelompok rentan membutuhkan pendekatan kolaboratif yang melibatkan berbagai pihak. Dalam konteks inilah, peran lembaga dan perhimpunan filantropi menjadi sangat penting sebagai mitra pembangunan.

Ia berharap, dengan hadirnya PFI Chapter Surabaya, komunikasi dan koordinasi antara lembaga filantropi dengan Pemkot Surabaya dapat berjalan lebih terstruktur dan terarah. Dengan demikian, berbagai inisiatif bantuan dan program sosial dapat diselaraskan dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan daerah.

Sementara itu, Koordinator PFI Chapter Surabaya sekaligus Direktur Laznas Nurul Hayat Kholaf Hibatulloh menuturkan bahwa Jawa Timur memiliki rekam jejak kuat dalam kolaborasi filantropi. Salah satunya saat penanganan bencana di Aceh dan Sumatra. Kolaborasi antara filantropi, dunia usaha, dan pemerintah dari Jawa Timur dinilai mampu memberi dampak nyata hingga kini.

Menurutnya, penamaan Chapter Surabaya merepresentasikan posisi Surabaya sebagai ibu kota Provinsi Jawa Timur, meskipun lingkup kerja chapter mencakup seluruh wilayah provinsi. Ia berharap keberadaan PFI Chapter Surabaya dapat memperkuat peran filantropi yang telah berjalan sekaligus membuka ruang diskusi dan kolaborasi yang lebih luas.

Ia menegaskan bahwa PFI Chapter Surabaya terbuka bagi seluruh elemen ekosistem filantropi, mulai dari perusahaan, komunitas, NGO, lembaga zakat, hingga lembaga kemanusiaan. Kepercayaan yang diberikan Badan Pengurus PFI kepada Surabaya dinilainya sebagai amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.(dan)

Related posts

Pipa PGN Bocor, Kanopi Rumah Tersambar Api

Rizki

2.800 Dosis Vaksinasi Kedua Disediakan di GOR Sidoarjo

Rizki

ICDX Berikan Literasi dan Edukasi kepada Media

Rizki