Neo-Demokrasi
Headline Hukum dan kriminal

Perempuan Jadi Korban Jambret di Barata Jaya

Lokasi kejadian aksi penjambretan kalung. Foto: Rusmiyanto/ HARIAN BANGSA

Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Apes menimpa Kristin (26) warga Jalan Bratang Gede. Saat dalam perjalanan menuju rumah orang tua untuk menjenguk sang ibu, dia menjadi korban jambret.

Aksi penjambretan terjadi  di Jalan Raya Barata Jaya, tepatnya depan gapura Jalan Barata Jaya III, pada Jumat (5/9) pukul 15.30 WIB. Kristin saat itu berangkat dari tempat kosnya di Bratang Gede. Tepat akan menyeberang masuk gapura, tiba-tiba dari arah berlawanan dua orang mengunakan motor Yamaha NMax warna abu-abu gelap menjambretnya.

“Saya sempat berhenti sebentar karena akan menyeberang jalan menuju kampung rumah orang tua. Saat selesai menyeberang akan beli es oyen yang di depan gapura, tiba tiba ada dua orang mengendarai motor menarik kalung saya dari belakang,” ceritanya, Sabtu (6/9).

Kalung milik Kristin mempunyai bobot 2,8 gram dengan nilai kerugian Rp. 2,7 juta. Dirinya sempat melihat fisik dari kedua pelaku penjambretan. Namun tidak melihat detai nopol motor Yamaha NMax yang digunakan pelaku.

“Saya melihat motor yang menjambret adalah motor berjenis NMax warna gelap antara biru atau hitam. Secara sekilas pelaku joki motor berbadan kurus. Sedangkan yang menarik kalung saya milik tubuh agak besar,” tambah Kristin.

Aksi penjambretan yang dilakukan oleh dua pelaku membuat korban syok dan kaget sehingga tidak bisa teriak. Namun penjual makanan di dekat gapura sempat melihat aksi itu.

Salah satu penjual es oyen bernama Faris memberikan keterangan.  “Pada saat kejadian penjambretan saya tidak melihat langsung karena sedang melihat handphone. Namun saya mengerti saat korban perempuan turun dari motornya dan jongkok di depan rombong saya dengan memegang lehernya karena kesakitan,” ujar Faris, Sabtu (6/9).

Korban belum melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Gubeng,  karena masih mendampingi sang ibu ke rumah sakit. “Saya belum sempat melaporkan karena mulai kemarin mendampingi ibu ke rumas sakit, dan bila ada kesempatan hari ini saya akan melapor,” tutup Kristin.

Sedangkan Kanit Reskrim Polsek Gubeng Ipda Dwi memberikan keterangan. “Sudah kami cek terkait adanya kejadian jambret kemarin Jumat. Per hari ini belum ada laporan polisi yang masuk,” ujarnya, Sabtu (6/9).(dan)

Related posts

Kakanwil Kemenkum HAM Jatim Dukung BNN Rehabilitasi Narkoba untuk Anak

Rizki

Bupati Sidoarjo Gratiskan Tes Antigen Seleksi PPPK

Rizki

Dua Minggu, Jajaran Polsek di Sidoarjo Ringkus 53 Tersangka Narkoba

Rizki