
Sidoarjo. NEODEMOKRSI. COM. Musibah ambruknya mushola pondok pesantren Al Al Khozini yang memakan korban 54 dan puluhan luka berat dan ringat mengundang keprihatinan kita semua. Apalagi bila melihat sarana prasaran yang tersediadi pesantren itu memang sangat sederhana dan mayoritas santriberasla dari keluarga menengah ke bawah.
“Kami sangat prihatin atas musibah yang telah terjadi di ponpes al khoziny.. Kami berbelasungkawa atas korban yang meninggal dunia dan tentu berduka atas banyaknya korban yang jatuh.” ujar H Afdhal Muhammad Ihsan, anggota Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo.
“Tetapi kami sangat apresiasi kerja seluruh tim evakuasi baik itu dari basarnas, BPPD polres dan semua tim relawan. Juga dalam hal ini kami sangat mengapresiasi kebijakan pemkab Sidoarjo yang akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban yang terluka.” tambah politisi PKS ini.
“Kita semua tak menginginkan ini terjadi. Semoga peristiwa ini bisa jadi pembelajaran bagi semua pihak akan pentingnya perencanaan dan perhitungan matang dalam membangun bangunan bertingkat . Kita semua berharap agar ke depan tidak terulang lagi.”harap Ketua Fraksi PKS-PPP DPRD Kabupaten Sidoarjo ini.
Pihaknya juga berharap pemerintah ikut hadir tidak hanya terkait pembiayaan korban namun juga pendampingan pembangunn isfrastruktur pesantren guna menjamin keselamatan santri. (nora)
