Neo-Demokrasi
Politik Pemerintahan

Dr Benjamin Kristianto MARS : “Anggaran yang Tidak Penting, Bisa Dipangkas, Agar Lebih Efisien dan Efektif”

 

Politisi Gerindra, Dr Benjamin KIrianto MARS

Surabaya. NEODEMOKRDI.COM. Seperti diketahui, sejumlah tunjangan yang biasa diterima anggota DPR Ri telah resmi dipangkas. Selain sebagai respon menanggapi tuntutan 17+8 mahasiswa , juga upaya efisiensi.

Penghentian sejumlah tunjangan, seprti perumahan pemangkasan fasilitas anggota, dan moratorium kunjungan kerja ke luar negeri untuk 580 anggota DPR RI ini kalau dikalkulasi total memang cukup besar jumlahnya. Sehingga kalau dialokasikan untuk membantu program program pemerintah yang lain, cukup efektif.

Serangkaian langkah penghematan dan pengetatan fasilitas bagi anggotanya merupakan imbas dari rapat konsultasi pimpinan DPR dengan pimpinan fraksi pada Kamis, 4 September 2025,

Salah satu item yang dipangkas yakni penghentian sejumlah tunjangan, moratorium kunjungan kerja ke luar negeri, serta penegasan mekanisme bagi anggota yang dinonaktifkan partai politik.

Lalu kemana uang tunjangan ini akan dialokasikan.  Termasuk program progran yang diperuntukkan. Berbagai statement muncul, salah satunya dari politisi Gerindra Dr Benjamin Kristianto MARS. Menurutnya dana dari tunjangan yang ditiadakan akan sangat memeberikan manfaat yang signifikan bila dialokasikan untuk berbagai program strategis pemerintah,  Hal ini bisa untuk pendidikan, kesehatan, mengentas kemiskinan dan program MBG.

“Buat renovasi gedung-gedung sekolah yang rusak dan tak layak, pakai kan banyak yang rusak kan,  ada sebagian yang terpangkas karena anggarannya terbatas. itu Nah, kalau kita bisa efisienkan, kita bisa jalanikan, makanya buat sekolah, pendidikan, kesehatan. Terus program-program yang lainnya, misalnya program dari Pak Prabowo makan gratis, kan ini masih belum merata.” ujar pria yang juga anggota Komisi E, DPRDJatim ini.

Ia juga menambahkan bahwa anggaran itu sangat penting. Termasuk menunjang program kesehatan BPJS , untuk membantu bagi yang tidak mampu. Karena program bantuan yang biasanya dibantu. sekarang sudah nggak ada.

“Nah, tapi kalau ada anggaran itu kan bisa membantu buat, yang kurang mampu saja”, tambahnya.

“Buat tadi tuh. untuk makan, bergizi gratis, untuk renovasi sekolah,, Itu bisa jalan. Nanti kan kita bisa menata lebih rapi. Juga pertimbangan  – pertimbangan lainnya.  Sementara kebutuhan masyarakat  miskin juga.

“Ya makanya nanti dari Banggar itu harus ditata mana yang bisa lebih efisien. Contoh, aja nih, kayak setiap rapat nih, aku lihat kadang-kadang snack-snack itu kan dibuat, menurutku kan itu tidak terlalu penting, kita datang itu membuat rapat, bukan-bukan makan snack. Menurutku kan bisa dihapus. ” pungkasnya. (nora)

Related posts

Susul PKB, PKS Berikan Rekom ke Gus Fawait Sebagai Calon Bupati Jember

neodemokrasi

Dr. Edgar Noya Cosa Aranda, Ketua Ayorek Jawa Timur, Apresiasi Debat Ketiga: Elegan dan Visioner

neodemokrasi

Bupati Mojokerto Minta ASN Cakap Berinovasi

neodemokrasi