Neo-Demokrasi
Jatim Politik Pemerintahan

Darurat Air Bersih, Urgent Tambah Embung-Embung plus Recovery Pintu Waduk Semengko yang Jebol

Reses 3/2021 Dr Ahmad Iwan Zunaih di Kec. Duduk, Gresik

Gresik. NEODEMOKRASI.COM. Ada problem komplek yang saat ini terjadi di  Kecamatan Duduk, Gresik. Kondisi  pedangkalan  waduk Semengko yang selama ini memjadi sumber utama irigasi  areal persawahan di beberapa wilayah Gresik  sudah  sangat  parah.  Juga  kondisi jebolnya pintu waduk Semengko  yang belum diperbaiki sehingga distribusi keluar masuknya air tak bisa berfungsi maksimal. Belum lagi   mininya  ketersediaan air berish sehingga kebutuhan menambah jumlah embung embung untuk keberlasungan ketersediiaan air bersih warga, sifatnya urgent . Di musim hujan saat ini, beberapa desa yang ada di Duduk  utara adalah wilayah yang paling sering  menjadi langganan banjir  karena luapan air yang berasal dari daerah utara. Maka perlu normalisasi sungai sungai yang menjadi aliran anak sungai yang saat ini banyak terjadi pendangkalan. Ini merupakan serangkaian aspirasi warga  di  beberapa desa di wilayah Gresik yang  disampakan saat reses  Dr Ahmad  Iwan Zunaih., anggota DPRD Jatim dari Nasdem.

4 problem krusial ini disampaikan warga masyarakat yang  terdiri dari  para petani, petambak  dan kelompok masyarakat lainnya. yang hadir di acara reses yang digelar  di Kecamatan Duduk, Sampean, Gresik oleh  Dr Ahmah Iwan Zunaih, anggota  DPRD Jatim dari fraksi Nasdem yang berangkat dari dapil Jatim XIII, meliputi  Gresik dan Lamongan. Sekitar 150 warga antusias hadir agar bisa  sesegera mendapatkan solusi terkait problem tersebut.

Kondisi  pedangkalan  sudah sangat parah tidak hanya menjadi pemicu terjadinya  banjir, tapi juga  mempengaruhi keterisian air yang tidak maksimal. Pendamgkalan yang disebabkan endapan material material padat di bagian dasar sungai tidak hanya disebabkan oleh tanah, lumpur dan  pasir tapi juga  penumpukan sampah . Pengerukan secara berkala sangat diperlukan agar distribusi air untuk memenuhi kebutuhan areal pertanian  seluas  216 hektar yang ada di 11 desa  di wilayah itu tercukupi.dengan baik.  Bagaimana mengupayakan  normalisasi segera  karena  fungsi vitalnya dalam mendukung sektor pertanian di wilayah Gresik tersebut..

Reses menjadi ajang  masyarakat  untuk menyampaikan uneg uneg, usulan  dan harapan  warga agar  ada perbakan perbaikan fasum vital bagi masyarakat.  Kesempatan warga Gresik mengajukan usulan disampaikan  saat reses  3 tahun 2021 yang digelar pada   29 Oktober hingga  5 Oktober  2021.   Selain problem air,  masyarakat  juga menyampaikan usulan terkait optimalisasi  jasmas karena fungsinya yang vital  dan sangat dibutuhkan masyarakat.

Minimnya  ketersediaan air  bersih untuk menunjang  kebutuhan konsumsi dan kehidupan sehari harii warga Kecamatan Duduk perlu segera dicarikan solusinya.  Kondisi darurat air berish membutuhkan ketersediaan embung embung dalam jumlah cukup..  Embung embung yang  tersedIa  saat ini, masih sangat kurang dan tidak bisa mengkaver  total kebutuhan warga. .Penambahan pembangunan embung embung yang berfungsi untuk mendistribusikan dan menjamin keberlangsungan  ketersediaan pasokan air harus direalisasikan. Selain fungsi vtalnya untuk mencegah terjadinya banjir.

Menghadapi serangkaian usulan dan keluar warga ini,  anggota komisi B , DPRD Jatim yang akrap dipanggil Gus Iwan  ini berjanji untuk membawa bahan reses ini untuk dibahas di rapat Bamus dan disampaikan saat Paripurna reses.  Tahapan berikutnya  akan diserahkan eksekutif untuk  penyusunan anggaran tahun 2022, sehingga bisa sesegera mungkin mewujutkan harapan masyarakat di wilayah  dapil.(nora)

 

 

Related posts

H Afdal Muhammad Ihsan  Berharap Kurda Bisa Menaikkan Perekonomoan Warga dan Memberi Kemanfaatan Maksimal

neodemokrasi

Kepedulian Tokoh Agama dan Masyarakat Serta Penguatan Keluarga Bisa Menekan Jumlah Perkawinan Anak Usia Dini

neodemokrasi

Pemprov Harus Mengkaji Ulang Terkait Upaya Optimalisasi dan Efisiensi BUMD

neodemokrasi