Neo-Demokrasi
Headline Kesra Umum

Sebanyak 15.350 Ojol Dapat Bantuan BPJS Ketenagakerjaan

Pemkot Surabaya memberikan bantuan BPJS Ketenagakerjaan kepada 15.350 mitra pengemudi ojol di Kota Pahlawan secara simbolis di Graha Sawunggaling.

Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Pemkot Surabaya memberikan bantuan BPJS Ketenagakerjaan kepada 15.350 mitra pengemudi ojek online (ojol) di Kota Pahlawan. Bantuan ini diberikan oleh Pemkot Surabaya melalui Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur secara simbolis di Graha Sawunggaling, Selasa (1/7).

Mitra ojol yang menerima bantuan BPJS Ketenagakerjaan kali, di antaranya dari Gojek, Grab, dan Maxim. Belasan ribu mitra ojol yang menerima bantuan tersebut seluruhnya adalah warga ber-KTP Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengutamakan kesejahteraan pekerja rentan atau berisiko tinggi melalui bantuan BPJS Ketenagakerjaan. “Karena buat saya manusia lebih penting, meskipun jalannya nanti itu menyusul (pembangunannya) di awal atau di akhir tahun berikutnya. Karena itulah pemerintah kota ingin semua bisa merasakan, karena buat saya pembangunannya harus rata,” kata Eri.

Wali kota mengungkapkan, bantuan BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya untuk ojol saja, akan tetapi semua pekerja rentan dan berisiko tinggi di Surabaya juga mendapatkan bantuan tersebut. Mulai dari ketua RT, ketua RW, ketua LPMK, Bunda PAUD, pengurus rumah ibadah, Kader Surabaya Hebat (KSH), hingga tenaga kontrak seperti satgas kebersihan dan sebagainya.

Wali Kota Surabaya yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu menyebutkan, berdasarkan data dari riset Institute of Government and Public Affairs Universitas Gadjah Mada (UGM) dan The Prakarsa, 70-80 persen pengemudi ojol pernah mengalami risiko akibat kelelahan bekerja lebih dari 13 jam per hari. Selain itu, sebanyak 60 persen pengemudi ojol tetap menjadi pengemudi ojol satu sampai lima tahun ke depan.

Di akhir sambutannya, ia memohon maaf kepada sebagian pengemudi ojol yang belum mendapatkan bantuan meskipun telah memiliki KTP Surabaya. Dirinya menyampaikan, bahwa intervensi mengutamakan warga yang ber-KTP Surabaya sejak 2022 ke bawah.

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur Hadi Purnomo mengucapkan banyak terima kasih dan apresiasi kepada Wali Kota Eri Cahyadi karena telah memberikan bantuan ini kepada 15.350 mitra ojek online di Surabaya. Selain itu, pada kesempatan sebelumnya, pemkot juga sempat memberikan bantuan serupa kepada 76.000 pelayan publik di Surabaya.

Saat ini giliran pengemudi ojol yang juga dibantu oleh Pemkot Surabaya. Menurutnya, pemberian bantuan ini tepat sasaran, karena pengemudi ojol termasuk pekerja rentan atau berisiko tinggi.

“Kenapa kita sebut rentan? Teman-teman driver online resikonya sangat tinggi. Sangat tinggi dibanding pekerja-pekerja lain, dan setiap saat bekerjanya harus di jalan, dan hari ini Cak Eri memberikan bantuan sesuai dengan komitmennya,” kata Hadi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Disperinaker) Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, bantuan ini merupakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang diterima oleh Pemkot Surabaya dari pemerintah pusat. “Peserta yang diajukan sebelumnya sebanyak 24.000 orang. Namun setelah dilakukan validasi dan verifikasi data, berkurang menjadi 15.350 orang,” kata Agus Hebi Djuniantoro.(dan)

Related posts

DWP Surabaya Luncurkan Tas Anti-Flexing

Rizki

Gubernur Pastikan Stok Beras di Jatim Cukup

Rizki

DPW Nasdem Jatim Rayakan Rangkaian HUT RI Ke 77 dengan Aksi Kenduri

neodemokrasi