
Sidoarjo. NEO-DEMOKRASI. COM. Program KURDA (Kredit Usaha Rakyat Daerah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo untuk para pelaku UMKM diharapkan efektif untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha pelaku UMKM dengan baik. Sehingga ke depannya, kemajuan usaha ini akan berimplikasi terhadap terbukanya lapangan pekerjaan untuk mengakomodir para pengangguran terbuka di wilayah Aidoarjo. Sehingga, sedikit banyak membantu mengurangi problem jumlah pengangguran. Sudah ada 1.584 jumlah pelaku UMKM yang menerima manfaat dari Kurda ini.
Mas, ngomongin soal kurda, seberapa jauh efektivitasnya untuk mengembangkan UMKM Sidoarjo sehingga minimal punya pangsa pasar nasional dan internasional global?
“Progran pendanaan untuk modal usaha Kurda ini memang ya sebetulnya luar biasa. Luar biasa soalnya kurda ini kan nilainya nggak seberapa besar, maksimal 50 juta, kalau buat modal lumayan. Sehingga Sidoarjo ini kan punya binaan UMKM yang cukup banyak. Nah, ini hampir seluruh UMKM ini juga memanfaatkan Kurda ini. Adanya NIB, perizinan yang bisa diurus secara gratis itupun prosesnya jemput bola, kemudian mudah diakses. Sehingga UMKM yang punya NIB inilah yang diprioritaskan untuk dapat pinjaman Kurda. ” ujarnya.
” Cuma sejauh ini apakah BPR Bank Delta sudah membuat laporan artinya sekian ini sudah berhasil ini yang baru berjalan belum ada laporan tentang itu Memang kita harus tahu sejauh mana efektifitas pinjaman ini bagi pelaku UMKM. Kita berharap ada laporan, sehingga kita melakukan evaluasi nantinya” tambahnya.
Pihaknya juga berharap program bantuan dana dengan bunga kecil. ini mampu menstimulasi para pelaku UMKM untuk maju dan berkembang lebih baik lagi. Setidaknya kalau UMKM berkembang, ada peluang untuk memperbesar usaha dan membuka lapangan kerja, sehingga sedikit biaya mampu mengurangi jumlah pengangguran terbuka di Sidoarjo.
Bank Delta Artha juga sangat diuntungkan dengan program Kurda ini, selain pelaku UMKM bisa membayar dengan tertip, juga diiuntunngkan dengan pembayaran bunga yang lumayan. (nora)
