Neo-Demokrasi
Hukum dan kriminal

Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 Diancam Pidana

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji.

Sidoarjo, NEODEMOKRASI.COM – Petugas kepolisian tidak segan-segan memberikan sanksi pidana bagi masyarakat atau keluarga yang mengambil paksa jenazah yang meninggal akibat Covid-19.

“Tentu ada pidananya,” kata Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji, Jumat (14/8).

Meski dapat dikenakan sanksi pidana, sebagaimana yang dituturkan oleh Menkopolhukam Mahfud MD, petugas kepolisian Polresta Sidoarjo tetap mengedepankan langkah persuasif.

“Maka kami tidak menginginkan benturan seperti itu. Maka kami selalu mengupayakan persuasif dan melakukan edukasi yang baik,” terangnya.

Sumardji menambahkan, pengambilan jenazah yang meninggal karena Covid-19 sering terjadi di Kabupaten Sidoarjo. Terakhir terjadi di Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Gasum Porong.

Namun upaya pengambilan jenazah Covid-19 oleh pihak keluarga di Kabupaten Sidoarjo, tidak ada satupun yang berhasil. Karena petugas memiliki tim pencegahan yang memang untuk mengantisipasi kejadian itu.

“Di Sidoarjo ada beberapa kali kejadian. Tapi alhamdulillah, semua bisa kita edukasi dan diselesaikan dengan baik dengan berbagai upaya kami bersama tim,” pungkasnya.(dan)

Related posts

Suzuki Ignis Oleng dan Terbalik di Jalan Tol

Rizki

Mantan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Dijebloskan ke Lapas Porong

Rizki

Tercebur Sungai, Mobil Ayla Berhasil Dievakuasi

Rizki