
Sidoarjo. NEO DEMOKRASI. COM. Setiap tanggal 28 Oktober, menjadi momen istimewa dan bersejarah yang mencatat sejarah perjuangan pemuda Indonesia yang telah menebar semangat menjaga jiwa patriotisme dan berhasil menyatukan visi dan melahirkan komitmen kebangsaan . Sejak itu, selaludiperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda. Tema peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-97 pada Tahun 2025 ini Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu” menjadi pemantik semangat para pemuda untuk meningkatkan dan terus memajukan berbagai elemen pelayanan kepemudaan hingga mencapai kondisi Indonesia negara yang besar,maju dan sejahtera.
Politisi PKS Ir Afdhal Muhammad Ihsan mengatakan bahwa momen hari sumpah pemuda adalah momen penting bangsa untuk selalu mengingat bahwa peran para pemuda dalam mengawali perjuangan menyatukan bangsa yang pada akhirnya berbuah kemerdekaan sangat penting dan kritikal.
” Ini juga momen penting untuk mengingatkan para pemuda kita jaman sekarang bahwa mereka memiliki peran penting dan menentukan dalam setiap perubahan dan perbaikan sejarah bangsa. Kita masih ingat peristiwa reformasi 1998 yang jadi tonggak penting perubahan demokrasi bangsa kita dimotori oleh oemuda2 jaman itu.”ujarnya mengawali wawancara.
“Sumpah Pemuda juga memberikan kekuatan moral dan politik yang sangat besar kepada lahirnya pergerakan Nasional. Semangat persatuan ini menjadi modal utama untuk melawan penjajah dan akhirnya mampu mencapai Proklamasi Kemerdekaan pada tahun 1945.”tambah ketua Fraksi PKS-PPP DPRD Kabupaten Sidoarjo.
“Sumpah Pemuda bukan hanya peristiwa sejarah, tetapi juga pedoman moral bagi generasi muda untuk terus menjaga keutuhan bangsa dan berkontribusi dalam pembangunan Indonesia.” jelasnya.
Lebih jauh disampaikannya bahwa peringatan Hari Sumpah Pemudaj uga mampu menumbuhkan rasa cnta tanah air .Dengan memperingati Sumpah Pemuda, generasi muda diingatkan untuk mencintai bangsa dan tanah air melalui tindakan nyata, belajar dengan sungguh-sungguh, menghargai perbedaan, dan menjaga lingkungan sekitar.
Membangkitkan semangat persatuan di tengah tantangan zaman seperti perpecahan, intoleransi, dan pengaruh negatif media sosial,
“Semangat Sumpah Pemuda mengajarkan bahwa keberagaman adalah kekuatan, bukan perbedaan yang memecah belah. Juga mendorong pemuda untuk berperan aktif dalam pembangunan di lingkungannya dan menjadi pelopor perubahan positif di masyarakat.” pungkas anggota Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo ini. (nora)
.
