Neo-Demokrasi
Headline Hukum dan kriminal

Pelaku Perampasan HP Milik Ojol Tewas di RS

Pelaku perampasan saat kondisi kritis di RS Bhayangkara Polda Jatim.

Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Pelaku jambret bernama Iswahyudi (26) warga Jalan Pulosari, akhirnya mengembuskan napas terakhir pada Minggu (11/5) pukul 18.00 WIB. Dia  menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim selama 4 hari.

Iswahyudi mengalami luka dalam kondisi kepala pendarahan dan patah kaki serta tangan setelah dikeroyok warga  Jalan Kalijudan dan penguna jalan sekitar Jalan Ir Soekarno, MERR Mulyorejo, Rabu (7/5).

Tewasnya pelaku jambret ini dibenarkan oleh Kanit Reskrim Polsek Mulyorejo Iptu Alfan Alfian. “Benar info dari rumah sakit bahwa pelaku jambret telah meninggal dunia kemarin sore. Sempat menjalani perawatan selama 5 hari, karena luka-luka akibat dikeroyok massa cukup parah sehingga pelaku tidak bisa tertolong,” ujarnya, Senin (12/5).

Diceritakan sebelumnya bahwa Iswahyudi telah merampas handphone (HP) milik ojek online berinisial FR yang sedang melintas di Jalan Manyar, Gubeng, Surabaya, Rabu (7/5/) pukul 22.00 WIB.

“Pelaku jambret merampas handphone ojol di sekitaran wilayah hukum Polsek Gubeng. Pelaku tancap gas ke arah Jalan Ir Soekarno MERR, dikejar korban sambil berteriak meminta tolong penguna jalan lain,” ujar Kapolsek Mulyorejo Kompol Aspul Bhakti

Hingga di depan halaman toko makanan dan kuliner, pelaku tidak bisa menguasai kendaraannya dan menabrak trotoar tengah pembatas jalan. “Pelaku ini kondisi mabuk. Saat dikejar korban dan penguna jalan, dia tidak bisa menguasai kendaraannya. Menabrak trotoar dan terpelanting ke jalan raya. Kemungkinan warga geram sehingga langsung menghakimi pelaku,” tambah Aspul Bhakti.

Anggota  Polsek Mulyorejo piket malam mendapat laporan adanya pelaku dikeroyok warga sehingga meluncur ke tempat kejadian. “Anggota kami segera meluncur ke lokasi namun karena massa yang menghakimi pelaku cukup banyak sehingga kondisi palaku sudah luka parah.Pada saat itu juga langsung kami kirim ke Rumah Sakit Bhayangkara,” tutup Aspul Bhakti.

Selama perawatan medis selama  4 hari tenryata pelaku Iswahyudi nyawanya tidak tertolong. Kini telah dikebumikan di pemakaman sekitar tempat tinggalnya.

Pihak Polsek Mulyorejo melalui Iptu Alfan Alfian mengimbau kepada masyarakat diharapkan lebih waspada dalam menyimpan barang berharga saat berkendara di jalan, terutama waktu malam hari.(dan)

 

Related posts

DLHK Sidoarjo Bikin Cara Baru Merawat Sungai

Rizki

Dibina Semen Gresik, Sukses Punya 300 Reseller

Rizki

Eksportir Rumput Laut Dapat Manfaatkan Resi Gudang

Rizki