Neo-Demokrasi
Headline Politik Pemerintahan

Eri Cahyadi Dampingi Warga Rapat Lanjutan bersama Pertamina

Rapat lanjutan di Ruang Delegasi DPR, Gedung Nusantara III, Jakarta.

Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Sengketa tanah Eigendom Verponding (EV) yang selama ini diklaim sebagai aset PT Pertamina di wilayah tiga kecamatan Kota Surabaya akhirnya memasuki babak baru. Titik terang penyelesaian mulai terlihat setelah persoalan tersebut dibahas dalam rapat lanjutan di Ruang Delegasi DPR, Gedung Nusantara III, Jakarta, Rabu (19/11).

Rapat ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Adies Kadir, dan dihadiri Pimpinan Komisi II dan Komisi VI DPR, perwakilan PT Pertamina, serta Kementerian ATR/BPN. Selain itu, rapat juga diikuti Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, serta perwakilan dari Forum Aspirasi Tanah Warga (Fatwa).

Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan pertemuan lanjutan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi II DPR sehari sebelumnya, Selasa (18/11). Ia menyampaikan perkembangan positif dari hasil pembahasan tersebut.

“Alhamdulillah, Dirut Pertamina menyampaikan bahwa atas arahan Bapak Presiden, permasalahan ini akan diselesaikan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Insya Allah warga Surabaya akan mendapatkan hasil yang luar biasa,” kata Eri di Gedung Nusantara III DPR, Jakarta, Rabu (19/11).

Karena itu, Eri menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembahasan hingga tingkat pusat. Menurutnya, titik terang ini merupakan hasil kolaborasi kuat antara DPR, Pemprov Jawa Timur, Pemkot Surabaya, dan DPRD Surabaya yang selama ini aktif dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.

Ia menekankan bahwa sinergi dan kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci utama penyelesaian sengketa EV yang telah berlangsung bertahun-tahun. “Jikalau ini dikerjakan sendiri dan tidak bersinergi, tidak mungkin permasalahan ini akan ada titik terang penyelesaiannya,” terangnya.

Menurutnya, kekuatan utama dalam upaya penyelesaian persoalan EV bukan terletak pada siapa yang paling menonjol, melainkan pada kemampuan semua pihak untuk bekerja bersama. “Sinergi ini memberikan pembuktian bukan siapa yang terbaik, bukan siapa yang terdepan, tapi siapa yang bisa bersinergi maka itulah yang terbaik karena akan memberikan hasil terbaik untuk masyarakat Surabaya,” katanya.

Tak lupa, wali kota juga memanjatkan doa kepada seluruh pihak yang telah membantu percepatan dalam penyelesaian sengketa ini. “Semoga kebaikan jenengan sedoyo (Anda semua) dicatat Gusti Allah dan menjadi amal jariyah,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Koordinator Umum Fatwa Muchlis Anwar mengucapkan terima kasih atas pendampingan yang dilakukan Pemkot Surabaya. Khususnya perhatian yang diberikan oleh walikKota dalam membantu mengawal upaya penyelesaian masalah ini hingga tuntas dan membuahkan solusi. “Terima kasih dukungannya Pak Eri, Wali Kota Surabaya. Tanpa perjuangan beliau kami tidak ada apa-apanya,” pungkas Muchlis.(dan)

Related posts

Kapolda Jatim Tinjau Vaksinasi di Kapal Api Grup

Rizki

Penadah Motor Curian 25 TKP Jaringan Surabaya-NTT Terungkap

Rizki

Naval Group dan PAL Indonesia Kembangkan Industri Mesin Kapal Selam

Rizki