Neo-Demokrasi
Headline Hukum dan kriminal

Pulang Kerja, Jukir Dibacok Gangster di Bagong Tama

Luka korban akibat bacokan dari gangster.

Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Kembali, aksi gangster membawa korban. Kali ini aksi tersebut terjadi di Jalan Bagong Tama, Sabtu (11/10), pukul 02.00 WIB.  Aksi gangster di wilayah Wonokromo membawa korban luka luka warga Gembong VII bernama Jamial Mualimin (21). Korban mengalami luka luka di kaki dan tangan kiri.

Peristiwa itu diceritakan oleh Sibeh, selaku kakak kandung Jamial Mualimin. Bermula korban pulang kerja sebagai juru parkir di sekitaran Jalan Ngagel, dan melintas di Jalan Bagong Tama sekitar pukul 01.30 WIB

“Jadi adik saya itu keluar tempat kerja dan mau pulang  ke rumah sekitar Jalan Gembong pukul 01.30 WIB. Saat melintas di Bagong Tama bersisipan dengan puluhan gangster membawa sajam. Para gangster sempat memaki adik saya, dan dia sempat berhenti,” ujar Sibeh, Senin (13/10).

Ketika sang korban Jamial Mualimin berhenti, kemudian para gerombolan gangster balik arah dan mengacungkan sajam guna mengejar korban. “Jadi mengetahui puluhan gerombolan membawa sajam sehingga adik melarikan diri. Namun percobaan melarikan diri ternyata tidak bisa dilakukan. Adik saya  dikeroyok dan dibacok oleh gerombolan itu,” tambahnya.

Dari peristiwa pengeroyokan, pihak keluarga korban Jamial Mualimin belum melaporkan peristiwa yang menimpanya. “Jadi saya itu baru dikasih tahu oleh adik saya hari Senin bila dia terkena gangster. Saya dan adik beda rumah. Hari ini saya akan mengajak adik untuk melaporkan ke Polsek Wonokromo,” tambah Sibeh.

Harian Bangsa mengkonfirmasi kepada Kapolsek Wonokromo Kompol Hengy Renanta tentang kejadian pengeroyokan yang dilakukan oleh kelompok gangster. “Saya belum menerima laporan dari personel terkait adanya aksi gangster yang menyebabkan ada korban penguna jalan mengalami luka luka. Juga korban belum melaporkan,” ujar Hengy Renanta, Senin (13/10).(dan)

 

Related posts

Pemkot Surabaya Gelar Doa Bersama

Rizki

Mr X Tewas Tertabrak KA Sancaka

Rizki

E-Kenda Sidoarjo untuk Memantai Progres Proyek Pembangunan

Rizki