
Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Pasca aksi demontrasi selama beberapa hari yang berakhir ricuh di beberapa kabupaten-kota di Jawa Timur, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast angkat bicara.
Pihaknya menyampaikan bahwa hasil patroli skala besar yang dimulai Minggu (31/8) kemarin, hingga Senin (1/9) malam, kondisi kamtibmas di Jatim relatif aman dan kondusif.
“Patroli gabungan skala besar melakukan pemantauan dan pengamanan khususnya di seluruh kota Surabaya dan di beberapa kabupaten dan kota di Jawa Timur dari sejak malam hingga pagi hari,” ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Abraham Abast, Senin (1/9) malam.
“Selama operasi skala besar bertujuan untuk memantau adanya pergerakan para perusuh dan memberikan rasa aman kepada warga Surabaya. Khususnya dalam melakukan aktivitas kegiatan sehari-hari, terutama pada malamnya,” lanjut dia.
Disampaikan, selama pelaksanaan patroli oleh personel gabungan tidak ditemukan potensi gangguan maupun peristiwa menonjol. Perkembangan situasi kamtibmas, khususnya Kota Surabaya sejak Minggu (31/8), situasi kamtibmas dalam keadaan terkendali, relatif aman, dan kondusif.
“Kami terus berupaya untuk menjaga dan memelihara situasi dan kondisi Kota Surabaya. Khususnya dan kota-kota maupun kabupaten yang ada di Jawa Timur pada umumnya. Sehingga keadaan tetap dalam keadaan aman tertib dan terkendali,” tegas dia.
Upaya ini dilakukan di antaranya dengan preemtif, preventif, dan bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat yang ada di Jawa Timur. “Setelah terjadinya unjuk rasa yang berakhir dengan anarkis di Kota Surabaya dan beberapa kota di Jawa Timur, kita bersyukur bahwa kepolisian mendapat dukungan pengamanan swakarsa dari masyarakat,” tanbahnya.
Aksi anarkis yang terjadi belakangan telah menciptakan kesadaran masyarakat dimana warga memiliki kesadaran menjaga lingkungan sekitarnya. “Hal ini tentu kami sangat apresiasi dan berterima kasih atas pemberian warga dalam menjaga warga dan lingkungannya. Dilakukan secara mandiri dan berkolaborasi dengan bhabinkamtibmas dan polsek yang ada di seluruh Jawa Timur,” tambahnya lagi.(dan)
