Neo-Demokrasi
Headline Politik Pemerintahan

Eri Cahyadi Terpilih Kembali Jadi Ketua Apeksi

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi kembali terpilih sebagai ketua Dewan Pengurus Apeksi.

Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi kembali terpilih sebagai ketua Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) untuk periode 2025–2030. Penetapan tersebut dilakukan dalam Sidang Pleno IV Musyawarah Nasional (Munas) VII Apeksi 2025, di Convention Hall Grand City, Jumat (9/5).

Setelah terpilih kembali sebagai Ketua Dewan Pengurus Apeksi, Wali Kota Eri Cahyadi dikukuhkan secara langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Komjen Pol Tomsi Tohir Balaw. Pemilihan ketua Dewan Apeksi ini melalui musyawarah mufakat bersama Komisariat Wilayah (Komwil) dan 98 anggota Apeksi di seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan ini Sekjen Kemendagri Komjen Pol Tomsi Tohir Balaw mengucapkan selamat dan terima kasih atas terpilihnya kembali Eri Cahyadi sebagai ketua Dewan Pengurus Apeksi periode 2025-20230. “Terima kasih kepada Pak Eri dan pengurus lainnya, atas jerih payahnya untuk kebersamaan dan memajukan Apeksi serta berkontribusi kepada masyarakat kita,” kata Tomsi Tohir.

Setelah pelaksanaan Munas VII Apeksi 2025 ini, Tomsi menyebutkan, Kemendagri akan terus mendukung penuh Ketua Apeksi Eri Cahyadi serta para anggotanya untuk bisa membawa perubahan bagi negeri ini. Maka dari itu, ia berharap ke depannya tidak ada lagi kota yang tertinggal dan paling maju di Indonesia.

Oleh sebab itu, ia ingin Apeksi bisa menjadi wadah bagi kota-kota di Indonesia untuk berinovasi. Jika ada satu kota yang memiliki sebuah inovasi atau program, bisa meniru inovasi atau program tersebut untuk diterapkan di masing-masing kotanya.

“Menjiplak itu kan lebih gampang, walaupun menjiplak itu tidak mudah, tapi akan lebih cepat (menerapkan inovasinya). Seperti halnya yang dilakukan oleh Kota Gorontalo, itu programnya memberikan satu butir telur rebus yang diantar langsung oleh karang taruna kepada ibu hamil dan anak kurang gizi. Nah, dengan seperti ini, modal sedikit, tapi stunting cepat berkurang,” paparnya.

Ia berharap, kepemimpinan Eri Cahyadi sebagai ketua Dewan Pengurus Apeksi bisa membawa perubahan bagi Indonesia ke depannya. “Mudah-mudahan tugas mulia ini dapat terlaksana sebaik-baiknya,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan terima kasih kepada Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir dan  jajaran anggota Apeksi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Menurutnya, dipilih sebagai ketua Dewan Pengurus Apeksi adalah amanah yang berat, maka dari itu ia mengajak 98 wali kota untuk menjadikan organisasi pemerintah kota ini sebagai wadah untuk berinovasi bersama-sama memajukan kota-kota di Indonesia.

“Wali kota ini duduk sama tinggi, duduk sama rendah, sehingga ketika ada permasalahan tidak hanya dibebankan kepada pengurus, tapi semua menjadi satu bagian, dan itu sudah disepakati bersama. Sehingga nanti ketika ada rekomendasi-rekomendasi dari Komwil maka kita akan rapatkan dan menjadi satu bagian,” katanya.

Selain itu, ia juga menyinggung soal sistem satu data. Menurunnya, jika setiap kota memiliki sistem satu data dari pemerintah pusat, maka masalah kemiskinan, stunting, dan sebagainya bisa teratasi dan diintervensi oleh masing-masing pemerintah kota.

Dari contoh tersebut, lanjut Wali Kota Eri, maka setiap kota di Indonesia bisa membantu visi misi presiden ke depannya. “Kalau kita tidak punya data by name, by addres bagaimana kita bisa memberikan intervensi. Itu yang kita lakukan hari ini,” pungkasnya.(dan)

 

Related posts

Wali Kota Surabaya Serahkan 100 Unit Rumah Merah Putih

Rizki

Jajaran Manajemen PLN Jatim Sambangi Kodam V Brawijaya

Rizki

Dua Perempuan Pengurus SRPB Jatim Raih Penghargaan dari Kwarnas Gerakan Pramuka

Rizki