Neo-Demokrasi
Headline Kesra Politik Pemerintahan

Eri Cahyadi Paparkan Capaian Gemilang dan Rencana Strategis Jadi Kota Kelas Dunia

Pemkot Surabaya menggelar Upacara Resepsi Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-732 di Halaman Balai Kota, Taman Surya.

Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Pemkot Surabaya menggelar Upacara Resepsi Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-732 di Halaman Balai Kota, Taman Surya, Sabtu (31/5). Dalam sambutannya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan komitmen kota untuk terus Tumbuh Semakin Kuat melalui berbagai prioritas pembangunan yang selaras dengan Asta Cita Presiden dan Nawa Bhakti Satya Gubernur Jawa Timur.

Wali Kota Eri Cahyadi memaparkan secara komprehensif capaian pembangunan kota dan strategi ke depan untuk mengatasi berbagai tantangan. Tujuh fokus utama pembangunan yang menjadi perhatian Pemkot Surabaya adalah mengurangi kemiskinan, mengurangi pengangguran, menurunkan angka kematian ibu dan bayi, menurunkan stunting, meningkatkan pembangunan manusia, mengurangi kesenjangan ekonomi dan sosial, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Eri menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi prioritas utama dan kunci masa depan Kota Pahlawan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Surabaya pada tahun 2024 mencapai 84,69 persen, menjadikannya IPM tertinggi di Jawa Timur. “Komitmen ini diwujudkan melalui alokasi anggaran pendidikan yang mencapai lebih dari 20 persen atau Rp2,5 triliun,” katanya.

Di sektor pendidikan, Pemkot Surabaya telah menggratiskan biaya sekolah bagi lebih dari 180 ribu siswa SDN dan SMPN, serta memberikan beasiswa kepada 3.964 siswa penghafal kitab suci dari jenjang TK, SD, dan SMP. Selain itu, lebih dari 21.000 siswa SMA,SMK, MA menerima beasiswa dengan total anggaran lebih dari Rp108 miliar, dan 3.500 mahasiswa perguruan tinggi juga mendapatkan beasiswa.

“Kota ini juga peduli pada pendidikan inklusi dengan 4 Rumah Anak Prestasi (RAP), 2 TK inklusi, 284 SD inklusi, dan 63 SMP inklusi, serta Asrama Bibit Unggul untuk anak berprestasi dari keluarga miskin (gamis),” imbuhnya.

Di bidang kesehatan, usia harapan hidup di Surabaya telah mencapai 76 tahun. Upaya peningkatan layanan kesehatan mencakup pembangunan 3 RSUD baru (Surabaya Timur, Selatan, dan Utara), puskesmas dengan Layanan Pediatri dan Obgyn, penyediaan 1 Kelurahan 1 Ambulan, dan penempatan 1 tenaga kesehatan di setiap Balai RW.

Penurunan stunting dan penanganan kemiskinan juga berbuah manis. Eri dengan bangga mengumumkan penurunan prevalensi stunting yang signifikan, dari 28,9 persen pada tahun 2021 menjadi 1,6 persen pada tahun 2023. Dalam upaya mengurangi kemiskinan, Surabaya berhasil menurunkan angka kemiskinan menjadi 3,96 persen dan mencapai nol jiwa untuk kemiskinan ekstrem.

Tak hanya itu saja, ekonomi Surabaya menunjukkan pertumbuhan yang impresif sebesar 5,76 persen, melampaui rata-rata Jawa Timur 4,93 persen dan nasional 5,03 persen. Tingkat pengangguran berhasil ditekan menjadi 4,91 persen atau 79.767 jiwa, dengan lebih dari 75 ribu orang mendapatkan pekerjaan dibandingkan tahun 2020 yang mencapai 9,79 persen  atau 154.896 jiwa.

Wali Kota Eri Cahyadi juga memaparkan kemajuan signifikan dalam bidang infrastruktur. Sebanyak 1.180 balai RW telah direvitalisasi, dan 271 titik genangan telah berkurang, menyisakan 180 titik genangan hingga tahun 2024.

Di sektor layanan publik, Pemkot Surabaya melakukan simplifikasi melalui aplikasi Kantorku dan e-Wargaku, serta memiliki 4 sentra pelayanan publik. “Capaian SAKIP dan Reformasi Birokrasi (RB) menjadi yang tertinggi di tingkat Pemerintah Kota, serta pembentukan 31 kampung madani dan 28 kampung Pancasila. Kesenjangan ekonomi juga berkurang dengan penurunan rasio gini menjadi 0,381 persen,” tuturnya.

“Berbagai program pembangunan lainnya seperti untuk UMKM, ketahanan pangan, pariwisata, olahraga, dan kesenian, akan terus dikembangkan demi mewujudkan Surabaya yang Tumbuh Semakin Kuat dan berdaya saing,” pungkasnya.(dan)

 

Related posts

Inovasi Lampu 3 Dimensi New Peugeot

Rizki

Pemkab Mojokerto Perketat Akses Masuk Wilayah

neodemokrasi

Usai Pensiun, PNS Sidoarjo Diberi Pelatihan Wirausaha

Rizki