
Kediri. NEODEMOKRSI. COM. Reses politisi PKB yang juga anggota Komisi B DPRD Provinsi Jatim, H rjik Bintoro SH MH, digelar di umah M Khoirul Ibad, warga desa , Kayen Kidul, RT 01, RW 03, kecamatan Kayen Kidul, Kediri. Dihadiri sekitar 125 konstituen yang terdiri dari petani, pelaku UMKM dan masyarakat biasa yang datang dari warga sekitar Kayen Kidul dan sekitarnya. Karena agenda untuk memperkenalkan diri pada warga sekitar Kayen Kidul, acara berlangsung santai dan berjalan cukup singkat.
” Monggo yang punya lahan lebih di sekarangan sekitar rumah mulai dimanfaatkan untuk menanam tanaman produktif, untuk memperkuat ketahanan pangan. Modalnya cukup air dan sabar” ujarnya mengawali sambutan.
Lebihj auh disampaikannya bahwa menanam di kebun sekitar dengan tanaman produktif tidak hanya memperkuat ketahanan pangan namun juga menyediakan sayuran, buah, dan rempah secara mandiri untuk mencukupi kebutuhan gizi anggota keluarga. Di samping uoyaa untuk menghemat dan menekan pengeluaran untuk biaya membeli kebutuhan dapur .
Dan apabila tanaman subur dan menghasilkan panen lebih hasiilnya bisa dijual untuk menambah penghasilan. Manfaat utama lainnya juga meningkatkan konsumsi hasil segar, organik, dan bebas pestisida dan mengurangi polusi. Lingkungan yang hijau juga menambah oksigen .
Pilihan tanaman bisa sayuran jenis kangkung, bayam, sawi, cabai, tomat, terong. Dan buah-buahan: mangga, jambu, pisang, pepaya dan jeruk. Sementara tanaman obat (TOGA): jahe, kunyit, kencur, temulawak. 4. Rempah dan bumbu dapur: serai, lengkuas, ataupun tanaman hias seperti bunga mawar, melati, dan anggrek.
” Saat ini kondisi ekonomi dunia sedang tidak baik baik saja. Di samping perang. Tantangan global juga semakin berat. Kita sudah berhasil lolos dari Covid 19, Insya Allah kita dapat lalui kondisi sulit ekonomi ini dengan baik”ujarnya yakin.
Dalam sambutan 15 menitnya anggota yang berangkat dari dapil Jatim VIII meliputi, kota dan kabupaten Kediri pun menceritakan bagaimana perbedaan budaya di negara negara Eropa, Jepang, dan negara negara Asia. Ia mengingatkan untuk selalu bersyukur menjadi warga Indonesia beragama dan hidup di bumi yang gemah ripah loh jinawi.
” Saya rasa sudah cukup, nanti kalau ada aspirasi, usulan, permintaan bantuan cukup disampaikan ke Mas Ibad, Insya Allah tetap kami akomodir dan tindakan lanjuti untuk merealisasikannya” pungkasnya menutup reses. ( nora)
