
Surabaya. NEODEMOKRASI. COM. Gubernur Khofifah: menyatakan dalam 6 tahun terakhir tepatnya sejak 2019, Pemprov Jatim telah menggelontorkan sebanyak 6.846 beasiswa untuk Pendidikan Tinggi jenjang pendidikan S1 hingga S3.
Pada 2025 ini, beasiswa kembali diberikan kepada 1.190 mahasiswa, terdiri dari 518 penerima jenjang S1, 225 untuk S2, 40 untuk S3, 380 untuk program M1, dan 30 penerima beasiswa untuk studi S2 di Al Azhar, Kairo.
Untuk program beasiswa S3 khusus, sejak 2022 hingga 2024, sudah ada 130 penerima yang mendapatkan dukungan penuh dari APBD Provinsi Jatim.
Terpisah, anggota Komisi E DPRD Provinsi Jatim DR Suli Daim sangat berharap agar program beasiswa yang diberikan itu proporsional.
” Jangan kemudian hanya fokus pada lembaga-lembaga tertentu. Harus ada kemudian prarsarat yang jelas, syarat untuk kemudian mendapatkan beasiswa itu terbuka. Jangan kemudian hanya lembaga dan kelompok tertentu saja yang mendapatkan fasilitas untuk mendapatkan beasiswa itu.” ujar politisi PAN ini.
” Biar fair” tambahnya.
Lebih lnajut pihaknya menyampaikan bahwa penting untuk difahami bahwa program beasiswa ini menggunakan dana masyarakat.
“APBD itu kan dikembalikan untuk rakyat, jadi harus mendapatkan perlakuan yang sama terhadap kelompok-kelompok masyarakat yang mempunyai program yang sama terutama dalam pemberian beasiswa ini.” ujarnya.
” Jadi itu yang harus menjadi pijakannya, bagaimana pemerataan terkait dengan fasilitas yang menggunakan APBD itu berimplikasi luas bagi kepentingan masyarakat Jawa Timur dan mendapatkan perlakuan yang sama.’ tambahnya.
Menurutnya j enjang apapun itu baik S1, S2 ataupun S3 semua i pasti ada persyarat . Jadi untuk mendapatkan beasiswa S2 atau S3 ada ketentuannya,. Misalkan indeks berhasilnya sekian, oh TOEFLnya sekian. Oh kemudian persyaratan usia sekian-sekian.
“Kemudian semua itu dilakukan dengan seleksi terbuka, transparan , sehingga tidak timbul persepsi negatif bahwa dana APBD ini hanya diperuntukkan pada kelompok tertentu atau lembaga tertentu. Iya Jadi harus terbuka, fair. Oh ini loh persyaratnya, ini yang bisa kemudian mendapatkan beasiswa S1, ini yang mendapatkan beasiswa S2, dan ini yang mendapatkan beasiswa S3 dengan persyaratan yang sudah terukur. ” jelasnya
” Ya saya mengapresiasi kemudian ada perhatian bagaimana untuk meningkatkan IPM itu kan diantaranya dengan pola-pola semacam ini. Ya kami mengapresiasi upaya Gubernur Jawa Timur dalam melakukan peningkatan kualitas sumber daya manusia khususnya masyarakat Jawa Timur. ” pungkasnya. (nora)
