Neo-Demokrasi
Headline Politik Pemerintahan Umum

Pemkot Surabaya Targetkan Seluruh Kendaraan Beralih ke Listrik

Mobil listrik yang dipakai oleh Pemkot Surabaya.

Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Pemkot Surabaya telah menjalankan kebijakan penghematan energi sesuai peraturan pemerintah pusat. Adanya kebijakan ini, pemkot menerapkan opsi work from home (WFH) dan mengimbau aparatur sipil negara (ASN) untuk menggunakan transportasi umum atau kendaraan listrik.

Tidak hanya itu, adanya kebijakan tersebut pemkot juga melakukan lelang kendaraan operasional yang usianya sudah melebihi tujuh tahun. Lelang tersebut telah dilakukan pada pekan kedua pada April 2026.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, rencananya kendaraan yang dilelang itu akan diganti menjadi kendaraan listrik. Tujuannya, yakni untuk menghemat bahan bakar minyak (BBM) sekaligus menjaga kualitas lingkungan.

“Makanya itu kita hari ini juga punya komitmen, 80 (unit) kendaraan juga kita lelang. Yaitu untuk kendaraan sepeda motor dan mobil yang belum terlelang,” kata Wali Kota Eri saat ditemui di rumah dinasnya, Selasa (14/4).

Eri menargetkan, transisi dari kendaraan BBM ke listrik dimulai pada Mei 2026. Asalkan, lanjut dia, proses lelang kendaraan tersebut berhasil seluruhnya. “Kalau lelangnya sudah berhasil semua, maka di bulan Mei kita ganti dengan mobil listrik semuanya. Baik motor maupun mobil, nanti kita menggunakan (sistem) sewa,” ujarnya.

Wali Kota Surabaya yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu menjelaskan, dalam proses lelang tersebut Pemkot bersama Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) juga akan melakukan proses percepatan lelang. “Saya kemarin juga ke KPKNL meminta supportnya untuk dipercepat, hasilnya ada, sehingga kami bisa menggunakan mobil listrik semuanya,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Surabaya Wiwiek Widayati mengatakan bahwa pemkot menggelar proses lelang kendaraan operasional yang usianya mencapai tujuh tahun lebih. Lelang kendaraan ini merupakan bagian dari upaya pemkot untuk efisiensi pemakaian energi BBM.

Adapun jumlah kendaraan yang dilelang yakni sebanyak 85 unit. Rinciannya, ada 70 unit kendaraan R4, 13 unit R2, dan 2 unit kendaraan roda tiga (R3). Puluhan kendaraan tersebut, lanjut dia, sebagian sudah ada yang dilakukan proses lelang. Sedangkan sisanya, akan dilakukan lelang pada pekan ini.

Wiwiek berharap, pendapatan dari hasil lelang kendaraan pada tahun ini bisa mencapai target Rp6,3 miliar. Selain itu, ia juga berharap, adanya lelang ini pemkot dapat melakukan penghematan energi, terutama penggunaan BBM secara signifikan.(dan)

Related posts

Pemkot Gelar Surabaya Pestapora Festival Tepi Pantai

Rizki

Kajari Nganjuk Resmikan Gudang Barang Bukti

Rizki

Triathlon Open Tournament Berjalan Sukses

Rizki