Neo-Demokrasi
Headline Hukum dan kriminal

Baby Sister Embat Uang Rekan Kerja

Rumah tempat kejadian perkara.

Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Seorang baby sister alias suster berhasil membobol uang milik teman seprofesi dengan jumlah Rp 20,4 juta. Diketahui baby sitter tersebut bernama Ifa (26) warga Kota Malang. Sedangkan korban bernama Marni (40) warga Blora, Jawa Tengah.

Aksi pembobolan dan pencurian telah dilaporkan ke Mapolsek Mulyorejo. Diketahui aksi pencurian terjadi di rumah Perum Villa Royal Blok C3 No.5. Aksi pencurian kartu ATM dan menguras uang di dalamnya, bermula antara pelapor Marni dan terlapor Ifa adalah teman kerja di satu tempat rumah milik Bella.

Marni telah bekerja sejak 1 tahun yang lalu sebagai suster perawat anak Bella. Sedangkan Ifa masih bekerja 1 bulan juga sebagai perawat balita. Ternyata keakraban dimanfaatkan oleh Ifa. Dia mendapatkan info dari Marni bahwa di belakang HP milik Marni terdapat password ATM BRI.  Setelah mengetahui info itu, kemudian Ifa timbul niat jahat untuk mencuri kartu ATM milik Marni.

Niat jahat untuk memcuri kartu ATM berjalan dengan mulus. Setidaknya telah 4 kali mengambil uang yang tersimpan di ATM milik Marni. Sempat juga saat mengambil uang ATM mengajak salah satu karyawan pria bernama Daniel asal NTT.

Hal itu diutrakan oleh Daniel saat ditemui di rumah tempat kejadian perkara. “Saya sempat diajak oleh pelaku mengambil uang ke ATM BRI Mulyosari. Saya gak tahu kalau Ifa mencuri kartu milik Marni. Hingga pada awal bulan Agustus 2025 aksi pencurian Ifa akhirnya terbongkar,” ujar Daniel, Rabu (27/8).

Aksi pencurian dan pelaporan ke polisi diceritakan langsung oleh korban Marni. “Selama ini tabungan tidak pernah saya cek ke ATM. Saya kaget pada awal Agustus 2025 kemarin rencana ambil uang untuk kirim ke kampung halaman. Namun saya kaget kartu ternyata saya telah raib,” ujar Marni saat komunikasi lewat handphone.

Mengetahui kartunya hilang, korban melapor ke Polsek Mulyorejo untuk pengurusan kartu ATM baru. Setelah surat kehilangan terbit, Marni menuju ATM di BRI Mulyosari. Kali dia malah kaget karena hasil saldo yang ada di ATM nya tersisa Rp. 41 ribu.

“Saya kaget karena isi uang saya di ATM tidak ada sama sekali. Dari situ saya kembali laporan ke polsek. Mengetahui uang saya raib Bang Daniel kemudian menceritakan pernah dirinya diajak pelaku Ifa ke mesin ATM untuk mengambil uang. Tapi dirinya tidak tahu kalau itu ATM curian,” tambah Marni.

“Setelah laporan ke dua kalinya ke polsek, kemudian dilihat rekaman CCTV.  Ternyata benar Ifa memegang kartu ATM saya karena terlihat di CCTV nomor kartu, dan terekam di data bank dirinya mengambil uang mengunakan kartu saya sebanyak 4 kali total nilai Rp 20,4 juta,” tutup Marni.

Kapolsek Mulyorejo Kompol Aspul Bakti memberikan keterangan bahwa kejadian itu baru dia ketahui dari laporan kanit reskrim. “Sebelumnya saya belum ada laporan masuk. Hasil keterangan kanit reskrim untuk pelaku belum kami tangkap dan berada di Malang,” tegas Aspul Bakti.(dan)

Related posts

Pemkot Surabaya Mulai Jaga Ketat Gereja

Rizki

Pulang dari Cangkrukan, Motor Vario Raib Digondol Maling

Rizki

Sidoarjo Punya Aplikasi Pantau Harga Sembako Bernama Indago

Rizki