
Sidoarjo. NEODEMOKRSI. COM- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sidoarjo melakukan rehabilitasi terhadap lima pasar tradisional di wilayah Sidoarjo tahun ini. Kelima pasar yang direhabilitasi adalah Pasar Gedangan, Pasar Taman, Pasar Wadungasri, Pasar Prambon dan Pasar Bulang. Seluruh proyek bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025.
Target pelaksanaan pekerjaan direncanakan mulai Agustus hingga September. Sesuai rencana, rehabilitasi dilakukan terhadap kelima pasar itu hanya terbatas dalam bentuk perbaikan, pembenahan dan pemeliharaan tidak dalam bentuk perbaikan total.
Menanggapi hal ini wakil ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo H Warih Andono SE mengatakan pihaknya optimis terkait tujuan pembenahan dan sangat mendukung program rehabilitasi pasar oleh Disperindag Sidoarjo.
Perrbaikan yang dilakukan mencakup sejumlah fasilitas seperti atap, drainase, kios dan sarana umum lainnya. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kenyamanan pengunjung dan pedagang.
” Program Rehabilitasi pasar itu bertujuan untuk pemeliharaan kebersihan untuk kondisi ang kumuh-kumuh. Membetulkan talang kanopi juga meninggikan paving supaya bisa mencegah banjir. Tujuannya, biar tertata rapi, bersih dan memberikan kenyamanan bagi pengunjung pasar. Dan ini penting dilakukan sebagai bagian dari pemeliharaan pasar supaya lebih baik, lebih bagus dan menjadi area yang layak dan nyaman untuk semua pengunjung” ujar politisi Golkar ini.
” Karena tujuannya baik saya berharap program rehabilitasi ini bisa dilakukan secara rutin dan berkala. Karena pemeliharaan pasar wajib rutin dilakukan untuk meningkatkan layanan konsumen dan masyarakat umum”. tambahnya.
” Kalau pasar bersih, indah dan cantik otomatis pembeli akan betah berlama lama karena suasana nyaman selama belanja di pasar” pungkasnya. ( nora)
