Neo-Demokrasi
Politik Pemerintahan

Hj Lilik Hendarwati : “Ini Hanya Soal Bagaimana Mengemas Metode Penyesuaian Pembelajaran Matematika Jadi Menyenangkan Bagi Anak -anak.” 

Hj Lilik Hendarwati, Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Jatim

Surabaya. NEODEMOKRASI. COM. Di era pemerintahan Prabowo Subianto yang  terhitung mash baru ada beberapa kebijakan termutakhir yang ingin diaplikasikan terutama terkait model pendidikan anak usia dini di Indonesia. Salah satunya, rencana memperbaiki metode pembelajaran matematika untuk usai dini, untuk usia d SD dan TK. Sebagai langkah preventif , karena keprihatinan tinggi menyaksikan ketidakmampuan siswa dalam berhitung  sangat kurang.

Kemampuan matematika dan literasi yang harusnya sudah dikuasai siswa sejak dini. Bukannya siswa sekolah menengah tidak mampu membaca dan berhitung. Fakta membuktikan, siswi tidak mampu menjawab soal matematika meskipun soal-soal yang tergolong sederhana .

Skor  PISA yang menempatkan Indonesia pada peringkat ke-6 dari 8 negara ASEAN yang ikut tes PISA. Di bawah Indonesia hanya tersisa Filipina dan Kamboja.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang , Abdul Mu’ti, mengatakan bahwa upaya yang ingin dicapai Presiden Prabowo Subianto  adalah berniat memperbaiki metode pembelajaran matematika,

” Ya, secara tujuan kalau kita melihat apa yang disampaikan oleh beliau untuk membangun logika sejak dini dan juga pembahasan language . Saya kira komunikasi itu kan dari bahasa, saya kira sebenarnya ini baik-baik saja . Hanya mungkin nanti perlu sebuah metode yang membuat anak itu tidak merasa tertekan atau merasa berat dengan belajar bahasa matematika.” kata politisi perempuan PKS, Hj Lilik Hendarwati.

Lebih lanjut beliau menyebutkan pada masa anak-anak, dimana sebenarnya masa anak-anak ini kan masa bermain yang juga merupakan masa pembelajaran. Anak anak masih punya kesempatan bermain sambil belajar.. Jadi tetap mendukung, tetapi dengan mungkin secara teknis dan metode yang benar.

Bagaimana seoraang pendidik bisa mengimplementasikan bentuk pembelajaran yang menyenangkan, entah dengan model permainan yang merupakan pembelajaran. Intinya  bagaimana mengemas permainan kreatif untuk tujuan pengembangan  yang mampu memberikan hasil optimal. Bagaimana  mengemas metode penyesuaian pembelajaran matematika jadi  menyenangkan bagi anak-anak.

Menurut Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Jatim pada masa sekarang ini memungkinkan semuanya tidak selalu dilakukan dengan duduk, mendengarkan, mencatatkan begitu. Kalau sekarang ini kan semuanya sudah dengan metode.

Bagaimana metode baru ini anak-anak sudah bisa bernyanyi dengan berhitung, dengan visual, dengan membuat TikTok, dengan game, dengan banyak hal.

Masih menurut Bendahara DPD PKS Provinsi Jatim ini hanya terkait metode saja yang perlu untuk mendapatkan penyesuaian sehingga mampu membuat anak nyaman.Sehingga merasa tidak tertekan,. Secara psikologisnya tidak terganggu. Bagaimana matematika tidak memberikan kesan menakutkan, tapi menjadi pelajaran yang menyenangkan dan menimbulkan rasa suka bagi anak anak. ( nora)

 

 

Related posts

Dr. H. Rasiyo, M.S : ” Mudah Mudahan Saya Menjadi Wakil Rakyat yang Amanah”

neodemokrasi

Dr Benjamin Kristianto, MARS:” Kebijakan Pemerintah Terkait Program Pemutihan Tunggakan BPJS tidak Sekedar Wacana. Tapi Benar benar Direalisasikan”

neodemokrasi

Pemrov Jatim Gelar Diklat Kades di Mojokerto

Rizki