Neo-Demokrasi
Politik Pemerintahan

Gus Fawait Berharap Benahi Pasar Tradisional Tanjung, Jember

Gus Fawait bersama salah satu pedagang Pasar Tanjung, Jember

Jember. NEODEMOKRASI. COM. Cabup Jember Gus Fawait melalukan kunjungan ke pasar tradisionil di wilayah Jember, selain bertujuan melihat aktifitas perdagangan di pasar tradisional juga mendengar lebih dekat terkait problem dan keluhan yang dirasakan para pelaku pedagang di pasar tradisional tersebut.

Salah satu pasar yang dikunjungi yakni pasar tradisional Tanjung , Jember. Mendengar dan menampung berbagai keluhan dari pedagang di pasar Tanjung, Gus Fawait merasa selama ini pemerintah tidak hadir dalam proses untuk membantu memanejemeni dan mengatur tata kelola pasar Tangung. Ini menjadi penyebab kurang terkelolanya pasar dengan baik

Keluhan yang lain adalah terkait tingginya retribusi yang dikenakan untuk para pedagang pasar. Nilainya yang mencapai 200 persen, menjadi beban yang memberatkan para pedagang. Sehingga Gus Fawait berharap mampu memberikan solusi dengan menurunkan ke nilai yang rasional atau bahkan bila mungkin, meniadakannya.

Problem yang tak kalah pelik adalah ketiadaan fasilitas beribadah yang kayak di area pasar. Sehingga Gus Fawait melihatnya, sudah waktunya untuk membangunkan fasum tempat ibadah agar bisa dipakai pada pedagang dan pengunjung pasar. Selain menambah kenyamanan pengunjung juga menunjang kegiatan ibadah tetap lancar ditengah kesibukan beraktifitas jual beli. Apalagi sebagai kota santri, ketersediaan tempat ibadah yang aman, bersih, nyaman adalah sebuah keharusan.

Menurut Gus Fawait, lokasi Pasar Tanjung yang memiliki bangunan bersejarah berupa tandon raksasa terbesar di Indonesia sangat strategis untuk dijadikan salah satu lokasi destinasi pilihan wisata di kabupaten Jember .

Gus Fawait juga memohon dukungan agar ia sukses menjadi Bupati Jember, agar bisa nerealisasikan iktikat baiknya membenahi berbagai permasalahan yang ada diĀ  pasar yang membebani kinerja para pedagang. Harapnnya, dengan rendahnya retribusi, tambahan tempat peribadatan, para pedagang bisa melakukan aktiftasnya dengan optimal. (nora)

Related posts

Sri Wahyuni S.Kep. Ns: ” Kalau dalam Bentuk Makanan/Kue Sebaiknya Diberikan ke Panti Asuhan”

neodemokrasi

Misi Dagang UMKM Binaan Bank Jatim Catatkan Trasaksi Rp 192 Miliar

neodemokrasi

PPP dan PSI Melengkapi Jumlah Total Partai Dukung Gus Fawait

neodemokrasi