Neo-Demokrasi
Politik Pemerintahan

Harisandi Savari: “PJU dari Bangkalan ke Sumenep Seperti Hutan Belantara, Mohon Bantuannya”

Harisandi Savari, Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jatim

Surabaya. NEODEMOKRASI. COM.  Harisandi Savari, anggota Komisi D DPRD Jatim mengatakan semua punya pemilikiran yang sama  terkait bagaimana di setiap daerah punya pengembangan ekonomi yang maksimal. kebijakan lokal adanya suatu kebijakan  harus mengacu dan  dilihat dari muatan lokal juga. Termasuk terkait fasilitas  transportsi yang disediakan pemerontah, yakni Trans Jatim untuk koridor V,  rute Surabaya ke Bangkala dan sebaliknya.

“Saya rasa memang Dishub lebih paham lah, karena mengingat dari  banyaknya kejadian ketika koridor lima  Trans Jatim yaitu Bangkalan Surabaya atau sebaliknya diuji coba di sana yang mungkin banyak. Itu  beberapa pihak yang mengeluhkan soal adanya  Trans Jatim  tapi kan buktinya semuanya bisa teratasi.” ujar  Harisandi Savari, politisi  PKS DPRD Jatim.

Anggota Konisi D DPRD Jatim ini juga menambahkan bahwa semuanya bisa berjalan dengan baik dan lancar. setelah program bantuan fasilitas transportasi untuk masyarakat Madura ini terealisasi  sudah tidak banyak muncul pro-kotra lagi.

“Nah soal  Trans Jatim iuntuk rute lebih jauh ke Pamekasan atau Sumenep  memang harus banyak kajian dulu . Kajian kecil-kecilnya kan sudah banyak yang dilakukan. .Tapi kan permasalahannya kan hanya akses kotanya tidak di pedesaannya . Artinya kalau harus dibagi, artinya  mungkin kan dari kota ke kota, dari kabupaten ke kabupaten, Oke, langsung lagi ke sana tidak masuk wilayah pedesaan, dan ini tentu lebih memudahkan. Cuma kan target pemakainya, penggunanya harus banyak untuk masuk orang-orang di wilayah. . Artinya pengoperasinya dari Sumenep atau dari Pamekasan. karena berdekatan dengan Bangkalan. Artinya di Madura diharapkan ada dua koridor lah, selain koridor 5, ada 7 atau 8, itu sudah lumayan bagi kita.” jelasnya.

Menrutnya, kendala utama itu yang paling signifikan  adalah masalah komunikasi, semua permasalahan muncul itu karena tidak adanya komunikasi dari dinas terkait untuk memberikan pemahaman atau sosialisasi terhadap masyarakat terkait kemudahan adanya bus Trans Jatim. Pemahaman Jadi permasalahan kan hanya itu Justru di Bangkalan Banyak yang mengeluhkan kenapa Trans Jatim Tidak masuk ke desa-desa Ya, iya. Itu, kita tidak bisa melihat dari satu sisi saja, tapi harus melihat dari semua sisi.  Mesti ada yang pro-kontra itu sudah biasa. Makanya sangat aneh ketika Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur ini menyerah dalam hal peningkatan Trans  Jatim ini. Memang Trans Jatim kan perutukannya memang untuk wilayah perkotaan, karena menyangkut ketersediaan  halte, jaringan halte  kalau ke desa-desa kan tidak mungkin.

Dari sisi  infrastruktur yang tersedua dii Madura juga masih kurang mendukung nenjadi  kendala juga. diperparah dengan kondisi PJUdi jalan jalan umum  yang  sudah berbulan bulan padam.

“Kita kan saat ini lagi fokus bagaimana ini PJU di Madura yang sudah puluhan tahun gelap ini bisa teratasi,  soal jalan yang berlubang, PJU yang hampir mati, hampir jalan dari Bangkalan sampai Sumedep ini seperti hutan belantara, tidak ada PJU, kayak gitu. Tidak ada PJU Ini yang harus sebenarnya kita pengen konsultasikan dengan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur. Walaupun saya paham bahwa ini menjadi tugas dari Kementerian.” keluhnya.

” Kondisi jalan yang rusak, pemantapan jalan yang rusak, dan penerangan jalan umumnya itu. Jalan yang rusak ini menjadi faktor keberhasilan dari suatu pembangunan. Jadi soal seperti yang kemarin, kasus kemarin soal PJU yang ada di Suramadu dan sebagainya itu yang sudah mati bahkan tidak ada dari sisi jalan nasional ini kan menjadi kendala yang utama bagi masyaraka. Bagi kita sebagai perwakilan dari Dapil  sana. Ketika kita tanya ini kan menjadi solusi, menjadi kewenangan dari kementerian. Tapi kan ini tidak bisa serta-merta menyebutkan kementerian. Tapi bagaimana Dishub  Provinsi Jawa Timur ini juga berkoordinasi dengan baik untuk mendukung kelancaran  pengguna jalan. sama. .

“Saya rasa saya juga butuh bantuan teman-teman bagaimana bisa mengkomunikan PJU ini  berfungsi degan baik di wilayah jalan jalan nasional.  PJU aja lah, kalau perbaikan jalan yang kemarin alhamdulillah jalan-jalan yang kemarin sudah ditambal dengan baik” tutupmya.(nora).

Related posts

NasDem Jatim: KPU RI Jangan Khianati Rakyat untuk Berdemokrasi

neodemokrasi

Ketua PKS Jatim Ikut Hadiri Tasyakuran Khofifah-Emil

Rizki

Tingkatkan Peluang Ekspor, Mitra Binaan Bank Jatim Ikuti IFEX 2025 

neodemokrasi