
Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Himpunan Pengusaha Kahmi (Hipka) BPW Provinsi Jawa Timur menggelar Buka Bersama dan Silaturahmi Obrolan Bisnis dengan tajuk Memperkuat Sinergi Pengusaha dan UMKM Jawa Timur Menuju Indonesia Emas 2045.
Hadir anggota DPRD Jawa Timur Agung Mulyono. Politikus Partai Demokrat itu sekaligus menjabat sebagai ketua Himpunan Pengusaha Kahmi (Hipka) Jawa Timur. Ia mengatakan, kegiatan ini telah dilakukan setiap tahun.
Menurutnya, ini sudah tahun ketiga kegiatan ini dilaksanakan. Tujuannya tidak lain adalah mempererat silaturahmi antar pengusaha dan pelaku UMKM. Dari diskusi dan obrolan in, pihaknya berharap dapat menggali potensi masing-masing anggota. “Target kami adalah kolaborasi dan menciptakan lapangan kerja baru,” katanya, Minggu (8/3).
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim itu menjelaskan Hipka merupakan organisasi pengusaha alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang berfokus pada pengembangan ekonomi berkelanjutan, inovasi, dan pemberdayaan UMKM. “Fokus tujuan kami adalah mendorong inovasi, pengembangan ekonomi inklusif, dan peningkatan jumlah wirausaha di Jawa Timur,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, ia mengatakan, banyak hal yang telah dibahas. Termasuk didalamnya potensi-potensi usaha yang ada, mulai dari Program Koperasi Desa Merah Putih, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di bawah Badan Gizi Nasional sampai dengan Supplier dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) didiskusikan dalam acara tersebut.
“Didalam forum ini kita berdiskusi dengan harapan dapat memaksimalkan potensi peluang yang ada saat ini. Mudah-mudahan diskusi yang kita lakukan ini menjadi berkah, mengingat dilakukan di bulan Ramadan yang penuh berkah seperti saat ini,” tutur Dokter Agung.
Dalam acara tersebut, sejumlah narasumber yang kompeten. Di antaranya, Kepala Bidang Pemasaran Dinas Koperasi & UMKM Provinsi Jatim Haryo Bimo Bramantyo, Senior Manager Bisnis Development PT Jatim Grha Utama (JGU) Hengki Surya, Ketua Hipka Lumajang Danar Indrakusuma Sukoco, dan Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Dinas Koperasi dan UKM Jatim Nanang Abu Hamid. (dan)
