
Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) yang ke-733, Aliansi Wartawan Surabaya (AWS) berkolaborasi dengan Hotel Dafam Pacific Caesar Surabaya menyelenggarakan acara bertajuk Gebyar Bazar UMKM HJKS 733.
Kegiatan yang berlangsung meriah di area hotel ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat posisi UMKM sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Bazar ini bukan sekadar ajang jual beli, melainkan simbol kebangkitan ekonomi lokal yang mempertemukan kreativitas warga dengan akses pasar yang lebih luas.
Melalui bazar, para pelaku UMKM mendapatkan panggung untuk memamerkan produk unggulan mereka. Mulai dari kuliner khas hingga kerajinan tangan, sekaligus mempererat solidaritas antarwarga Surabaya dalam suasana perayaan kota yang penuh sejarah.
“Saya ini sudah 2 tahun menjabat camat di Mulyorejo, belum pernah merasakan acara seperti ini. Untuk itu kepada AWS dan Dafam Pacific Caesar Surabaya teruslah menjalakan event seperti ini, memberikan peluang perekonomian bagi warga Surabaya. Untuk UMKM Mulyorejo, Mulyo wargane, Rejo kampunge,” ujar Camat Mulyorejo Arif Rusman.
Acara pembukaan yang dilaksanakan pada Sabtu (2/5), berlangsung sangat semarak dengan penampilan khas dari Group Angklung Harum Melati asal Sutorejo Indah Surabaya yang secara resmi membuka rangkaian acara.
Kehadiran para pimpinan daerah dan tokoh masyarakat setempat menambah kekhidmatan acara, di antaranya camat Mulyorejo, lurah setempat, serta jajaran ketua RT dan ketua RW. Mereka hadir bersama anggota Kader Surabaya Hebat (KSH) untuk memberikan dukungan penuh bagi keberlangsungan UMKM di wilayahnya.
“Kami sangat bangga bisa menjadi tuan rumah bagi kolaborasi luar biasa ini. Fokus kami bukan hanya pada bisnis perhotelan, tetapi bagaimana kehadiran kami di Mulyorejo ini bisa memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan UMKM sekitar. Gebyar Bazar ini adalah langkah konkret kami untuk naik kelas bersama para pelaku usaha lokal dalam momentum HJKS 733,” jelas General Manager Dafam Pacific Caesar Surabaya Muhamad Muamar Khadafi.
Kemeriahan hari pertama tak berhenti di situ; suasana semakin pecah dengan adanya kegiatan Noraebang K-Pop yang dipandu oleh komunitas Kosek (Korea Sekali) dari MTB Radio, yang menarik antusiasme anak muda dan pecinta budaya pop.
Sementara itu, pada hari kedua, Minggu (3/5), fokus beralih pada kesehatan melalui sesi Stickrobic Workout yang diikuti dengan semangat oleh warga dan pengunjung, menciptakan perpaduan antara hiburan, ekonomi, dan gaya hidup sehat.(dan)
