
Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Ditemukan mayat wanita di bozem Jalan Barata Jaya, Kecamatan Gubeng, Surabaya, Sabtu (28/3), pukul 06.07 WIB. Kondisi mayat wanita tersebut tersangkut di penyaring sampah aliran waduk.
Diketahui mayat wanita bernama Musrikah berumur 82 tahun dan tinggal di sekitar bosem, Jalan Barata Jaya II No 56, RT01 RW04, Surabaya. Jenazah wanita diketahui keseharian bekerja sebagai pengemis bersama anak putrinya diketahui mengalami disabilitas.
“Sepengetahuan saya dan warga sekitar bahwa wanita yang ditemukan di penyaringan bozem biasanya mengemis dan tinggal kos di rumahnya Pak Man, warga Barata Jaya II,” ujar Sunaryo (59), warga setempat, Sabtu (28/3).
Awal penemuan mayat diketahui oleh petugas pompa air bosem Alvin (27), warga Jalan Krukah Timur IV. Korban ditemukan dengan ciri-ciri rambut pendek warna putih, memakai baju kemeja kotak-kotak putih biru dan celana hitam kain. Kasus ini lalu dilaporkan ke Command Center 112 dan Polsek Gubeng.
Petugas gabungan datang ke lokasi bosem Barata Jaya dan melalukan evakuasi. Pihak BPBD Surabaya melakukan pengangkatan jenazah dari air ke daratan. Kemudian dilanjutkan pihak Inafis Polrestabes Surabaya melakukan indentifikasi. Setelah proses tersebut, lantas jenazah dievakuasi ke rumah sakit menggunakan ambulan Dinas Sosial Kota Surabaya.
Kanit Reskrim Polsek Gubeng Iptu Dwi Santoso mengatakan, identifikasi yang dilakukan Unit Inafis kepada korban tidak ditemukan luka luka kekerasan. “Penyebab tewasnya korban masih kita dalami, dan perkiraan korban tenggelam di bozem hampir 2 hari,” ujar Dwi Susanto.(dan)
