
Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda di Kelurahan Genting Kalianak, Kecamatan Asemrowo, Surabaya, menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas antarwilayah. Sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Hal itu disampaikan saat memimpin ground breaking pembangunan Jembatan Garuda yang menghubungkan Kecamatan Asemrowo dengan Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya. “Pembangunan jembatan ini bukan sekadar infrastruktur fisik, tetapi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses yang lebih mudah dan cepat,” ujar pangdam.
Ia menjelaskan, Jembatan Garuda yang memiliki panjang sekitar 32,8 meter dan lebar 1 meter ini ditargetkan selesai dalam waktu 2–3 bulan. Dengan selesainya pembangunan tersebut, mobilitas warga diharapkan semakin lancar dan aktivitas ekonomi dapat tumbuh lebih optimal.
Pangdam juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI AD, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung kelancaran pembangunan. Menurutnya, kolaborasi yang solid menjadi kunci utama agar proyek berjalan sesuai rencana serta memenuhi standar keselamatan kerja. “Gotong royong dan koordinasi yang baik harus terus dijaga agar pembangunan ini benar-benar memberi manfaat maksimal bagi masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program nasional yang dilaksanakan secara serentak oleh TNI AD di berbagai daerah. Tercatat, sebanyak 18 kodim turut terlibat dalam pembangunan serupa di sejumlah wilayah di Jawa Timur.
Hingga saat ini, terdapat 68 titik pembangunan jembatan yang terdiri dari 43 jembatan beton dan 25 jembatan perintis atau gantung. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah seiring dengan laporan dari satuan di lapangan.
Program ini merupakan inisiatif presiden yang bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah, mempercepat pelayanan publik, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Pangdam berharap, melalui pembangunan Jembatan Garuda, masyarakat dapat merasakan langsung manfaat kehadiran negara dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup di wilayahnya.(dan)
