Neo-Demokrasi
Gaya Hidup Jatim

Imam Utomo Pimpin PMI Jatim Lagi

Foto bersama peserta Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-18 PMI Jatim.

Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Imam Utomo S kembali terpilih sebagai ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Timur periode 2025–2030 melalui mekanisme aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-18 PMI Jatim. Acara ini digelar di Hotel Santika, Jalan Raya Gubeng, Surabaya, Selasa (25/11) malam.

Sebanyak 38 PMI kabupaten-kota sebagai pemilik suara secara bulat menyetujui penetapan Imam Utomo untuk melanjutkan kepemimpinannya. Dukungan penuh tersebut diberikan karena dinilai berhasil menjaga soliditas organisasi serta memperkuat struktur kelembagaan PMI selama periode sebelumnya.

Wakil Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua Dewan Kehormatan PMI Jatim Emil Elestianto Dardak menyampaikan penghormatan dan apresiasi atas kepemimpinan PMI Jawa Timur yang dinilainya konsisten dan mendapat kepercayaan luas dari seluruh daerah.

“Kami melihat bagaimana seluruh 38 kabupaten-kota bisa hadir dalam berbagai kegiatan PMI. Ini menunjukkan kepercayaan yang sangat tinggi terhadap organisasi ini. Kami tentu akan terus mendukung PMI dalam setiap arah kebijakan yang selaras dengan Pemprov Jatim,” ujar Emil saat membuka Musprov PMI Jatim 2025.

Emil juga menyampaikan rasa hormat kepada Imam Utomo yang kembali bersedia mengabdikan diri memimpin PMI Jatim. Ia menilai kesinambungan kepemimpinan yang kuat menjadi kunci menjaga stabilitas dan meningkatkan kualitas layanan kemanusiaan.

Selain itu, Emil mendorong meningkatnya partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam kegiatan donor darah. Ia menyebut donor darah sebagai lifeline atau tali kehidupan bagi pasien yang membutuhkan, terutama dalam situasi darurat. Ia juga menggarisbawahi pentingnya peran dunia usaha dalam memperkuat kapasitas PMI melalui kolaborasi.

“PMI adalah elemen penting dalam pembangunan kesehatan dan kemanusiaan di Jawa Timur. Pemprov Jatim siap memberikan dukungan terbaik dan memastikan program PMI terintegrasi dengan sistem pelayanan kesehatan melalui dinas terkait,” tegasnya.

Sementara itu, Imam Utomo menegaskan bahwa Musprov menjadi momentum evaluasi, refleksi, dan penguatan komitmen organisasi dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan. Ia menyebut forum ini sebagai sarana untuk menilai capaian PMI Jatim selama masa bakti 2020–2025 melalui penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus.

“Kita patut bersyukur, di tengah berbagai tantangan mulai dari pandemi, bencana alam hingga dinamika sosial ekonomi, PMI Jawa Timur tetap menunjukkan komitmen, soliditas, dan semangat pelayanan tanpa pamrih,” ujarnya.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus, relawan, staf PMI, mitra, serta masyarakat yang terus mendukung peran PMI dalam pelayanan kemanusiaan di Jawa Timur.

Dengan kembali terpilihnya Imam Utomo, PMI Jawa Timur diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai garda terdepan dalam penanganan kebencanaan, pelayanan donor darah, dan aksi-aksi kemanusiaan di seluruh wilayah Jawa Timur. (dan)

 

Related posts

Tempat Wisata Molagar akan Rampung Awal 2022

Rizki

Optimalkan Recovery Asset, Bank Jatim Jalin Sinergi dengan DJKN Jawa Timur 

neodemokrasi

Bank Jatim Lakukan Akad Kredit Massal dengan Petani Tebu, Nilainya Capai Rp 24 Miliar

neodemokrasi