
Surabaya, NEODEMOKRASI.COM – Kembali, aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terjadi di sekitar Masjid Darun Najah, Jalan Tambak Segaran 1, Kecamatan Simokerto. Setidaknya selama satu tahun telah berkali kali terjadi aksi curanmor di tempat yang sama.
Ahmad, salah satu jemaah, mengungkapkan, Senin (23/3) lalu, tepat hari raya Lebaran ketiga, sepeda motor Yamaha Vega milik salah seorang jemaah hilang waktu ditinggal Salat Magrib.
Ternyata aksi curanmor bukan pertama kalinya. Pada Sabtu (21/3) Subuh, sebelum Salat Id, motor Beat milik seorang warga dua kali dicoba dicuri. Percobaan pertama terjadi Subuh menjelang Lebaran. Percobaan kedua berlangsung saat jemaah menjalankan Salat Magrib bersamaan waktu sepeda motor Vega hilang. “Dua-duanya gagal. Kurang tahu karena pakai gembok atau memang tidak bisa dinyalakan. Tapi rumah kuncinya sempat dirusak,” ujarnya.
Kejadian tersebut terekam kamera CCTV. Pria tersebut mengenakan peci dan baju putih. Pelaku mencuri motor milik warga yang diparkir di belakang Kantor Urusan Agama (KUA).
Ahmad mengaku sempat berpapasan dengan orang itu. Orang itu hanya mencuci tangan di tempat wudhu, lalu langsung keluar dari area masjid. “Awalnya saya kira mau ikut salat, ternyata malah keluar. Baru sadar setelah ramai di grup warga,” jelasnya.
Warga sekitar sebenarnya sudah berupaya mengantisipasi aksi pencurian dengan memasang kamera CCTV di beberapa titik. Selain itu, di sepanjang akses menuju dan keluar masjid tidak luput dari kamera pengawas. Adanya kejadian ini, rekaman kamera itulah yang kemudian menjadi bukti awal dan langsung disebarluaskan antarwarga melalui media sosial supaya viral.
Sementara itu, Kapolsek Simokerto Kompol Zainur Rofik membenarkan insiden tersebut. Dia menyebut korban telah membuat laporan kepolisian didampingi oleh bhabinkamtibmas setempat. Tim Reskrim juga telah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi. ”Jadi yang hilang di luar masjid, memang pelaku mencoba mencuri motor salah satu jamaah, tapi gagal,” katanya.
Kapolsek menduga kuat pelaku menggunakan kunci T atau sejenisnya dengan cara merusak rumah kunci motor incaran. Pihaknya kini telah melakukan serangkaian penyelidikan untuk menangkap pelaku kasus tersebut.(dan)
